Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Sistem Daya DC 800V Terintegrasi Pertama di Dunia Beroperasi di Pusat Data AI China

Envision Energy mengoperasikan sistem daya DC 800 volt terintegrasi di pusat data AI untuk menekan susut energi dan memangkas biaya infrastruktur komputasi.

Foto liputan Interesting Engineering untuk berita: Sistem Daya DC 800V Terintegrasi Pertama di Dunia Beroperasi di Pusat Data AI China.

Foto: Interesting Engineering (Dokumentasi editorial)

Video dari sumber berita. Buka video

Poin penting

  • Envision Energy mengoperasikan sistem daya 800V DC terintegrasi komersial pertama di pusat data AI Ulanqab.
  • Arsitektur ini mengonversi tegangan menengah 10 kV langsung ke sistem DC 800V guna memangkas kabel tembaga.
  • Kontroler berbasis model AI merespons lonjakan daya komputasi server dalam hitungan milidetik.

Perusahaan teknologi hijau Envision Energy meluncurkan sistem daya arus searah atau direct current (DC) 800 volt terintegrasi komersial pertama di dunia pada pusat data kecerdasan buatan (AI). Fasilitas ini mulai memasok listrik ke beban kerja komputasi di kampus Galaxy AI di Ulanqab, Mongolia Dalam, China.

Menurut laporan Interesting Engineering, inovasi ini menjawab lonjakan kebutuhan listrik pada fasilitas komputasi generasi baru. Sistem pusat data konvensional biasanya memerlukan beberapa tahap konversi daya yang memakan ruang dan memicu pemborosan energi.

Sistem baru Envision mengonversi pasokan listrik bertegangan menengah 10 kilovolt (kV) langsung menjadi daya arus searah 800 volt. Efisiensi ini memangkas kebutuhan peralatan tambahan serta kabel tembaga, sehingga menyisakan ruang fisik lebih besar untuk perangkat keras server.

Integrasi AI dan Skala Komputasi Gigawatt

Infrastruktur kelistrikan ini memadukan solid-state transformer—trafo semikonduktor tanpa komponen mekanis—dengan baterai penyimpan energi. Dubhe Controller milik Envision mengatur trafo dan baterai secara terpadu melalui model fondasi energi Dubhe.

Dalam keterangan resminya, sistem ini mampu merespons lonjakan kebutuhan daya dalam hitungan milidetik serta menyediakan pasokan cadangan baterai selama beberapa menit.

Pusat data AI membutuhkan sistem daya yang mengoordinasikan energi terbarukan, penyimpanan energi, dan jaringan listrik untuk memenuhi lonjakan komputasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Kevin Huang, Wakil Presiden Senior Envision Energy. Kampus Galaxy AI yang beroperasi sejak Agustus 2026 direncanakan memiliki kapasitas tiga gigawatt (GW) dan disiapkan menampung hingga satu juta akselerator AI secara simultan.

Riset industri memperkirakan kebutuhan daya pusat data global dapat melonjak hingga 160 persen pada 2030, atau mencapai 68 GW pada 2027. Melalui inisiatif Mission Gobi, Envision menargetkan ekspansi pusat data hijau berkapasitas 5 GW di kawasan gurun global.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Penerapan arsitektur daya 800V DC menegaskan bahwa efisiensi adopsi AI tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi cip komputasi, tetapi juga keandalan pasokan listrik. Bagi para pimpinan bisnis dan manajer TI di Indonesia yang mulai mengadopsi beban kerja AI berskala besar, biaya operasional listrik (OPEX) akan menjadi pos anggaran yang sangat signifikan.

Sebagai langkah antisipasi, pelaku usaha disarankan meninjau efisiensi infrastruktur mitra penyedia pusat data atau colocation. Memilih fasilitas yang memprioritaskan efisiensi konversi daya arus searah dan kepadatan rak server akan menekan pembengkakan biaya sewa per kilowatt.

Selain itu, manajemen perusahaan perlu mengevaluasi integrasi energi terbarukan penyedia komputasi awan. Kesiapan mitra dalam mengelola pasokan listrik ramah lingkungan penting guna memitigasi risiko lonjakan tarif energi sekaligus memenuhi tuntutan kepatuhan pelaporan tata kelola lingkungan (ESG).

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 9 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. Interesting Engineering: World’s first 800V DC power system for data centers kicks off operations in China
Lihat hasil pemeriksaan (9 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 9/10Struktur: 9/10Manfaat: 8/10Bahasa: 9/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Sistem daya DC 800V terintegrasi komersial pertama di dunia mulai beroperasi di pusat data AI China.Didukung“China has deployed the world's first commercial integrated 800-volt DC power system at a massive data center.”
Interesting Engineering melaporkan penerapan komersial sistem daya DC 800V terintegrasi pertama di dunia pada pusat data di China.
Envision Energy mengoperasikan sistem daya 800V DC terintegrasi di kampus Galaxy AI di Ulanqab, Mongolia Dalam, China.Didukung“It is currently powering live computer workloads at the company’s Galaxy AI data center campus in Ulanqab, Inner Mongolia, China.”
Interesting Engineering menyebutkan Envision Energy mengoperasikan sistem tersebut di kampus Galaxy AI, Ulanqab, Inner Mongolia.
Sistem baru mengonversi listrik tegangan menengah 10 kV langsung ke sistem daya DC 800V dan mengurangi kebutuhan kabel tembaga serta ruang peralatan.Didukung“convert electricity directly from a 10-kilovolt (kV) medium-voltage input to an 800-volt DC power system . It reduces the need for extra equipment and copper cables”
Interesting Engineering menjelaskan fungsi konversi langsung dari input 10 kV ke DC 800V yang memangkas kebutuhan kabel tembaga dan peralatan ekstra.
Sistem memadukan solid-state transformer dan baterai penyimpan energi yang diatur melalui Dubhe Controller dan model fondasi energi Dubhe.Didukung“Envision’s Dubhe Controller, coordinates both the transformers and the batteries through its Dubhe Energy Foundation Model.”
Interesting Engineering memaparkan koordinasi trafo semikonduktor dan baterai penyimpanan oleh Dubhe Controller melalui Dubhe Energy Foundation Model.
Sistem mampu merespons lonjakan kebutuhan daya dalam hitungan milidetik dan menyediakan daya cadangan selama beberapa menit.Didukung“The system can respond to sudden changes in AI power demand within milliseconds and provide backup power for several minutes.”
Interesting Engineering mencatat kecepatan respons daya dalam milidetik serta daya cadangan selama beberapa menit.
Kevin Huang menjabat sebagai Wakil Presiden Senior Envision Energy dan menyatakan perlunya koordinasi energi terbarukan, penyimpanan, dan jaringan listrik untuk komputasi AI.Didukung“Kevin Huang, Envision Energy’s senior VP, pointed to the technology’s potential. “AI data centers need power systems that coordinate renewable energy, energy storage, and the grid to meet computing demand,””
Interesting Engineering mengutip pernyataan Kevin Huang beserta jabatannya sebagai Senior VP Envision Energy.
Kampus Galaxy AI mulai beroperasi pada Agustus 2026 dengan rencana kapasitas 3 GW dan dirancang mendukung hingga satu juta akselerator AI.Didukung“Envision’s Galaxy AI data center campus began operations in August 2026. It has a planned capacity of three gigawatts (GW). Once fully developed, the facility is expected to support up to one million AI”
Interesting Engineering mencatat waktu mulai operasi Agustus 2026, kapasitas 3 GW, serta dukungan hingga satu juta akselerator AI.
Kebutuhan daya pusat data global diproyeksikan melonjak 160 persen pada 2030 atau membutuhkan kapasitas 68 GW pada 2027 (setara jaringan listrik California).Didukung“global data center power demand could surge by 160 percent by 2030. Moreover, research suggests data centers alone could require as much as 68 gigawatts (GW) of capacity worldwide by 2027, roughly equival”
Interesting Engineering mengutip data riset proyeksi konsumsi listrik pusat data global hingga 2027 dan 2030.
Melalui inisiatif Mission Gobi, Envision menargetkan 5 GW kapasitas pusat data AI hijau di wilayah gurun dunia pada 2030.Didukung“Mission Gobi initiative . It targets five GW of green AI data center capacity across desert regions worldwide by 2030.”
Interesting Engineering memuat target Mission Gobi sebesar 5 GW di kawasan gurun global pada 2030.

Video AI terbaru

Coinbase on OpenAI Private Intelligence OpenAI

Baca juga