Google Rela Pendapatan Iklan Turun Demi Genjot Fitur AI
Fitur ringkasan AI Google Search mulai memangkas pendapatan iklan perusahaan. Nilai pasar Alphabet sempat anjlok hampir 500 miliar dolar AS.
Ilustrasi: liput24
Poin penting
- Fitur ringkasan kecerdasan buatan di Google Search memicu perlambatan pertumbuhan pendapatan iklan.
- Nilai pasar Alphabet anjlok hampir 500 miliar dolar AS setelah sahamnya turun 12 persen.
- Google menganggap hilangnya pendapatan ini sebagai investasi jangka panjang demi masa depan.
Google mengambil langkah berani dalam bisnis mesin pencari. Perusahaan ini rela mengorbankan bisnis iklan demi memajukan kecerdasan buatan.
Langkah ini berdampak langsung pada pemasukan perusahaan. Pendapatan dari iklan kecerdasan buatan masih jauh lebih kecil dibanding pencarian biasa.
Dampaknya langsung terasa di pasar modal. Saham Alphabet, induk Google, sempat anjlok 12 persen pada hari Kamis waktu setempat.
Penurunan harga saham itu menghapus nilai pasar Alphabet hampir 500 miliar dolar AS. Berita ini dilaporkan oleh media Detik.
Perubahan Cara Orang Mencari Informasi
Pencarian lewat web telah lama menjadi mesin uang utama Google. Namun, cara orang memakai internet kini mulai bergeser secara cepat.
Kini pengguna bisa membaca ringkasan jawaban langsung di halaman pencarian. Mereka tidak perlu lagi membuka satu per satu tautan web.
Kebiasaan baru ini membuat peluang klik pada iklan web ikut menyusut. Akibatnya, pertumbuhan pemasukan iklan Google mengalami perlambatan.
Meski begitu, Google tetap yakin pada strategi baru ini. Manajemen menganggap penurunan pendapatan saat ini sebagai bentuk investasi.
CEO Google Sundar Pichai mengklaim investasi teknologi ini membuahkan hasil lain. Jumlah kueri pencarian tumbuh paling cepat dalam lima tahun terakhir.
Peluang Baru dari Percakapan Pintar
Pihak Google percaya pola baru ini justru membuka pintu bisnis baru. Chief Business Officer Philipp Schindler menyampaikan pandangannya mengenai hal ini.
"Mayoritas kueri di mode AI bersifat bertambah, yang akan menciptakan lebih banyak peluang monetisasi seiring berjalannya waktu. Riset pengguna kami menunjukkan bahwa orang-orang merasa nyaman dengan kehadiran iklan di ruang-ruang ini dan menganggapnya sangat relevan," kata Philipp Schindler, Chief Business Officer Google.
Pichai juga tidak khawatir kehadiran asisten pintar akan mematikan bisnis pencarian. Ia justru melihat teknologi ini memperluas pasar Google.
"Saya akan melihatnya sebagai peluang untuk ekspansi. Sama seperti beberapa tahun lalu, kemampuan memasukkan fungsi chat AI dalam pencarian telah memungkinkan orang bertanya lebih banyak dan melakukan lebih banyak hal melalui pencarian, dan hal itulah yang saat ini tercermin dalam pola penggunaan kami," kata Sundar Pichai, CEO Google.
Google kini bersikap seperti perusahaan perintis. Mereka memilih mengutamakan jumlah pengguna daripada mengejar keuntungan cepat.
Apa Artinya bagi Pelaku Usaha
Perubahan perilaku pencarian ini sangat penting bagi pemilik bisnis. Cara calon pelanggan menemukan produk Anda kini mulai berubah total.
Pelanggan mungkin tidak lagi mengunjungi situs web perusahaan Anda. Mereka cukup membaca ringkasan jawaban yang muncul di layar ponsel.
Pelaku usaha di Indonesia perlu meninjau kembali anggaran promosi digital. Mengandalkan iklan pencarian biasa kini bisa menjadi kurang efektif.
Pemimpin bisnis harus bersiap menghadapi ruang iklan gaya baru. Memahami cara sistem pintar menyajikan informasi kini menjadi kunci pemasaran.
- Detik: Strategi Kanibal Google: Korbankan Pencarian Tradisional Demi AI
Lihat hasil pemeriksaan (8 klaim)
| Klaim | Putusan | Dasar di sumber |
|---|---|---|
| Fitur AI di Google Search memicu perlambatan pertumbuhan pendapatan iklan karena iklan dari AI menghasilkan uang lebih sedikit dibanding pencarian tradisional | Didukung | “pertumbuhan kuat pada Mode AI Google turut memicu perlambatan pertumbuhan pendapatan. Itu karena perusahaan menghasilkan uang dari iklan dalam jumlah yang lebih sedikit melalui AI” Detik melaporkan pernyataan eksekutif Google mengenai dampak pertumbuhan Mode AI terhadap pertumbuhan pendapatan iklan. |
| Saham Alphabet anjlok 12 persen pada hari Kamis waktu setempat dan menghapus nilai pasar hampir 500 miliar dolar AS | Didukung | “Saham perusahaan induk Google, Alphabet, anjlok 12% pada hari Kamis waktu setempat, sehingga menghapus nilai pasar hampir USD 500 miliar.” Detik mencatat penurunan harga saham Alphabet dan penurunan nilai pasarnya. |
| Banyak pengguna kini membaca ringkasan AI di Google Search dan tidak lagi menelusuri situs web secara langsung | Didukung | “Saat ini, banyak orang hanya membaca ringkasan AI di Google Search dan tidak lagi menelusuri situs secara langsung.” Detik menguraikan perubahan perilaku pengguna akibat ringkasan AI di Google Search. |
| Google memandang hilangnya pendapatan akibat kanibalisasi sebagai investasi demi visi jangka panjang | Didukung | “Google menyatakan bahwa kita seharusnya memandang hilangnya pendapatan akibat kanibalisasi sebagai investasi AI demi sebuah visi yang pada akhirnya akan menang.” Detik mengutip sikap resmi Google terhadap dampak kanibalisasi pendapatan iklan. |
| Sundar Pichai menyatakan investasi AI mendorong pertumbuhan kueri pencarian tercepat dalam lima tahun terakhir | Didukung | “CEO Google Sundar Pichai mengatakan investasi AI telah membantu mendorong pertumbuhan kueri pencarian tercepat bagi perusahaannya dalam lima tahun terakhir.” Detik memuat pernyataan Sundar Pichai tentang pertumbuhan kueri pencarian. |
| Philipp Schindler menyatakan mayoritas kueri di mode AI bersifat bertambah dan membuka peluang monetisasi | Didukung | “Mayoritas kueri di mode AI bersifat bertambah, yang akan menciptakan lebih banyak peluang monetisasi seiring berjalannya waktu.” Detik mengutip langsung Chief Business Officer Philipp Schindler dari Yahoo Finance. |
| Sundar Pichai melihat integrasi chatbot AI dalam pencarian sebagai peluang ekspansi | Didukung | “Saya akan melihatnya sebagai peluang untuk ekspansi. Sama seperti beberapa tahun lalu, kemampuan memasukkan fungsi chat AI dalam pencarian telah memungkinkan orang bertanya lebih banyak” Detik memuat kutipan tanggapan Sundar Pichai mengenai potensi agen AI menggerus pendapatan pencarian. |
| Google mengutamakan tingkat penggunaan dibandingkan pendapatan seperti halnya startup | Didukung | “Google seolah kembali menjadi startup, di mana tingkat penggunaan lebih diutamakan dibandingkan pendapatan.” Detik menggambarkan prioritas Google saat ini yang lebih memprioritaskan penggunaan dibanding pendapatan. |
Video AI terbaru
Coinbase on OpenAI Private Intelligence


