Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Google Uji Pusat Data Satelit Pertama di Luar Angkasa

Prototip satelit Suncatcher milik Google mulai beroperasi di orbit bumi untuk menjalankan pemrosesan kecerdasan buatan.

Ilustrasi: liput24

Poin penting

  • Satelit Suncatcher membawa empat cip TPU dan menghasilkan daya hingga satu kilowatt listrik.
  • Keterbatasan daya membuat satelit ini hanya bisa menyalakan satu cip selama dua puluh menit.
  • Google berencana meluncurkan dua satelit tambahan pada 2027 dengan tautan optik antarsatelit.

Pusat data kecerdasan buatan kini mulai mengorbit di luar angkasa. Google resmi mengoperasikan prototip satelit pusat data pertamanya bernama Suncatcher.

Satelit ini sudah aktif dan berkomunikasi lancar dengan stasiun bumi. Laporan TechCrunch menyebutkan satelit tersebut meluncur bersama seratus wahana lain.

Peluncuran itu menggunakan roket Falcon 9 buatan SpaceX. Wahana antariksa ini membawa empat cip pemroses kecerdasan buatan buatan Google.

Cip bernama Tensor Processing Unit atau TPU itu bertugas mengolah data AI. Seluruh perangkat hanya mengandalkan daya listrik hingga satu kilowatt.

Uji Coba Perdana di Orbit Bumi

Kebutuhan listrik cip AI tergolong sangat besar. Akibatnya, satelit hanya bisa menyalakan satu cip dalam satu waktu.

Durasi operasional cip tersebut dibatasi hanya sekitar dua puluh menit. Hal ini membuat jadwal komunikasi ke bumi menjadi sangat rumit.

Para insinyur menguji coba subsistem satelit selama sekitar tiga pekan. Setelah sistem siap, teknisi mengirim instruksi perintah pertama dari bumi.

Mereka meminta model AI Gemma 4 menulis puisi pendek tentang antariksa. Model AI buatan Google DeepMind itu berhasil membalas prompt dengan puisi.

Selain menulis puisi, satelit juga diminta melaporkan kondisi lingkungan di sekitarnya. Juru bicara Google mengonfirmasi satelit beroperasi secara normal.

Tantangan Radiasi dan Ambisi Jangka Panjang

Pengujian di orbit bertujuan memantau dampak suhu ekstrem dan radiasi ruang angkasa. Radiasi dapat mengubah bit data pada memori komputer secara acak.

Sebelumnya, Google sudah menguji cip TPU di laboratorium pemercepat partikel bumi. Hasil uji darat menunjukkan radiasi minim gangguan untuk inferensi AI.

Jika uji coba ini berhasil, Google berencana meluncurkan dua satelit lagi pada 2027. Satelit baru itu akan dibekali sistem penghasil daya lebih besar.

Satelit masa depan tersebut juga akan memakai tautan laser antarsatelit. Teknologi ini memungkinkan jaringan satelit membagi beban komputasi di orbit.

Pendekatan Google berbeda dengan pesaing seperti Starcloud atau Cowboy Space. Kedua perusahaan itu merancang inferensi mandiri pada masing-masing satelit.

Proyek Suncatcher sangat bergantung pada roket Starship milik SpaceX. Pasalnya, biaya peluncuran harus turun drastis agar pusat data orbit bernilai ekonomis.

Peneliti Suncatcher memperkirakan Starship butuh terbang 1.800 kali demi menekan biaya. Proyek ini ditargetkan baru matang secara ekonomi pada dekade 2030.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Langkah Google menunjukkan bahwa konsumsi listrik pusat data darat sudah mendekati batas. Raksasa teknologi mulai melirik luar angkasa demi pasokan energi surya.

Bagi para pemimpin bisnis, proyek antariksa ini belum berdampak langsung hari ini. Layanan komputasi awan yang Anda sewa masih berjalan di bumi.

Namun, eksperimen ini menjadi penanda penting bagi arah investasi masa depan. Beban biaya infrastruktur AI terus melambung tinggi di seluruh dunia.

Pelaku usaha di Indonesia perlu mencermati efisiensi penggunaan teknologi AI saat ini. Ketergantungan pada model komputasi yang boros daya akan menaikkan biaya.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 14 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. TechCrunch: Google’s first data center satellite is online and writing poetry
Lihat hasil pemeriksaan (14 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 8/10Struktur: 9/10Manfaat: 7/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Google mengoperasikan prototip satelit pusat data pertamanya bernama Suncatcher di orbit bumi.Didukung“Google Suncatcher’s prototype space data center is online and communicating with the ground”
TechCrunch melaporkan prototip satelit pusat data Suncatcher milik Google telah aktif di orbit.
Satelit Suncatcher meluncur bersama lebih dari 100 wahana lain menggunakan roket Falcon 9 SpaceX.Didukung“launching earlier this month alongside more than 100 other spacecraft on a SpaceX Falcon 9 rocket.”
TechCrunch mencatat peluncuran satelit bersama lebih dari 100 wahana antariksa dengan Falcon 9.
Satelit membawa empat Google TPU dan menghasilkan daya listrik hingga 1 kW.Didukung“The satellite, which carries four Google Tensor Processing Units (TPUs) and generates up to 1 kW of electricity”
TechCrunch menyebutkan satelit membawa empat TPU dan menghasilkan daya hingga 1 kW.
Keterbatasan daya membuat satelit hanya dapat menyalakan satu TPU selama sekitar 20 menit dalam satu waktu.Didukung“power demands of the TPU mean it can only turn one on for about 20 minutes at a time”
TechCrunch menjelaskan konsumsi daya TPU membatasi operasionalnya menjadi satu cip selama sekitar 20 menit.
Insinyur menguji subsistem satelit selama sekitar tiga pekan sebelum siap dioperasikan.Didukung“After a commissioning process that tested out the satellite’s subsystems over about three weeks, the spacecraft was ready to work.”
TechCrunch melaporkan proses komisioning subsistem berlangsung sekitar tiga pekan.
Model AI Gemma 4 buatan Google DeepMind dimuat di satelit dan diminta menulis haiku tentang luar angkasa.Didukung“they asked the model pre-loaded onto the satellite, Google DeepMind’s Gemma 4, to write a haiku about being in space.”
TechCrunch mengonfirmasi teknisi mengirim prompt kepada Gemma 4 untuk menulis puisi tentang luar angkasa.
Juru bicara Google menyatakan satelit beroperasi secara normal.Didukung“A spokesperson told TechCrunch that the satellite was operating nominally.”
TechCrunch mencatat pernyataan juru bicara Google bahwa satelit beroperasi secara nominal/normal.
Pengujian orbit bertujuan memeriksa kinerja cip di bawah tekanan termal dan radiasi luar angkasa.Didukung“The ongoing test campaign will examine how the chips perform under thermal stress and in the space radiation environment.”
TechCrunch menjelaskan fokus uji coba mencakup ketahanan termal dan radiasi.
Radiasi dapat memicu bit flips yang merusak data dalam memori komputer.Didukung“Radiation can cause “bit flips” — causing a stored value in computer memory — and that in turn can corrupt data without triggering typical monitoring tools.”
TechCrunch menguraikan dampak radiasi terhadap bit flip dan kerusakan data.
Uji coba di darat menunjukkan radiasi berdampak minimal pada beban kerja inferensi dibanding pelatihan model.Didukung“Testing on the ground suggested the impact of radiation would be minimal for inference workloads and more of a problem for training a model”
TechCrunch melaporkan temuan pengujian akselerator partikel di darat.
Jika berhasil, Google berencana meluncurkan dua satelit lagi pada 2027 dengan daya lebih besar dan tautan optik antarsatelit.Didukung“next step will be launching two more satellites equipped with the advanced chips in 2027. Those spacecraft will support higher power generation and demonstrate inter-satellite optical links.”
TechCrunch melaporkan rencana peluncuran dua satelit berikutnya pada 2027.
Perusahaan pesaing seperti Starcloud dan Cowboy Space berencana menjalankan inferensi pada masing-masing satelit secara mandiri.Didukung“Companies like Starcloud and Cowboy Space expect to perform inference loads on individual satellites.”
TechCrunch membandingkan pendekatan Google dengan Starcloud dan Cowboy Space.
Peneliti Suncatcher memperkirakan Starship perlu terbang 1.800 kali agar mencapai penurunan biaya yang ekonomis.Didukung“Suncatcher researchers estimated that SpaceX would need to fly Starship 1,800 times to achieve the same learning-driven cost reductions it saw with its earlier vehicles.”
TechCrunch mengutip analisis peneliti Suncatcher terkait efisiensi biaya penerbangan Starship.
Fokus Google adalah merancang infrastruktur pusat data antariksa yang ekonomis pada dekade 2030-an.Didukung“the company’s focus is on designing infrastructure that will be economical in the 2030s.”
TechCrunch menyatakan target ekonomis proyek ini berada di dekade 2030.

Video AI terbaru

Coinbase on OpenAI Private Intelligence OpenAI

Baca juga