Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Netflix Rilis Fitur AI Discover di TV untuk Dongkrak Retensi Penonton

Fitur kurasi interaktif berbasis AI ini meluncur di tengah penurunan durasi menonton dan perombakan struktur manajemen Netflix.

Foto liputan Deadline untuk berita: Netflix Rilis Fitur AI Discover di TV untuk Dongkrak Retensi Penonton.

Foto: Deadline (Dokumentasi editorial)

Poin penting

  • Netflix meluncurkan AI Discover di aplikasi TV pintar untuk merekomendasikan film sesuai suasana hati.
  • Fitur ini dilengkapi kontrol interaktif agar pengguna bisa memblokir rekomendasi yang tidak diminati.
  • Langkah ini diambil saat durasi tonton menurun dan perusahaan memangkas sekitar 1.000 tenaga kerja.

Netflix resmi meluncurkan uji coba fitur baru bernama AI Discover pada aplikasi TV pintar bagi sebagian pelanggan di Amerika Serikat. Inovasi ini dirancang untuk mengatasi masalah kelelahan memilih tayangan yang memicu penurunan keterlibatan pengguna dalam beberapa kuartal terakhir.

Laporan Variety dan Deadline pada Selasa (3/11/2026) menyebutkan, ini adalah produk antarmuka konsumen pertama Netflix yang secara terbuka memakai label kecerdasan buatan. Fitur ini hadir sebagai tab khusus berikon permata merah dengan label baru pada menu navigasi atas.

Eksperimen Ciptakan Cita Rasa Rekomendasi Baru

Berbeda dari chatbot teks biasa, sistem kecerdasan buatan ini bekerja interaktif melalui pemilihan tema prasetel. Penonton dapat memilih kategori seperti film keluarga, komedi santai, hingga cerita misteri yang disesuaikan dengan riwayat tontonan dan tren platform.

Pengguna juga dapat melatih sistem secara mandiri. Ketika pengguna menandai sebuah tayangan tidak cocok, algoritma akan mengingat instruksi tersebut secara seketika sehingga judul serupa tidak lagi disodorkan di masa depan.

Anggap AI Discover sebagai dapur uji coba kami. Penggunaan dan masukan Anda membantu kami memutuskan resep mana yang layak dipertahankan atau diperbaiki.

Tekanan Efisiensi dan Penataan Ulang Organisasi

Eksperimen teknologi ini diluncurkan di tengah masa pembenahan internal yang ketat. Bulan lalu, Netflix memangkas sekitar 1.000 karyawan atau setara 6 persen dari total tenaga kerja, serta merombak susunan pimpinan divisi konten.

Peter Rice, mantan eksekutif Disney dan Fox, ditunjuk menggantikan pimpinan sebelumnya untuk memacu kembali produksi karya hit. Pada saat yang sama, sejumlah laporan media menyoroti ketegangan internal antara tim insinyur Silicon Valley dan tim kurasi konten kreatif di Los Angeles.

Sebelumnya, Netflix telah membeli perusahaan rintisan InterPositive senilai 587 juta dolar AS serta memanfaatkan AI generatif pada proses produksi sekitar 300 judul tayangan di katalog mereka.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Langkah Netflix memberikan pelajaran penting bagi para pemimpin bisnis di Indonesia yang mengelola layanan digital berbasis langganan atau platform e-commerce. Menjaga retensi pelanggan lama sering kali jauh lebih efisien dibandingkan mengeluarkan biaya pemasaran besar untuk mendatangkan pengguna baru.

Pendekatan Netflix menunjukkan bahwa sistem rekomendasi cerdas sebaiknya memberikan kendali nyata kepada pengguna. Alih-alih memaksakan algoritma tertutup, pelaku usaha perlu menyediakan opsi umpan balik langsung agar preferensi konsumen terbaca lebih presisi secara seketika.

Sebagai langkah awal, perusahaan dapat mengevaluasi titik friksi pada aplikasi digital masing-masing. Mulailah menguji personalisasi katalog dalam skala kecil sebelum merilisnya penuh, sembari menjaga keselarasan antara tim pengembang teknologi dan tim operasional produk bisnis.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 12 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (2):
  1. Deadline: Netflix Launches AI Discovery Tool As “Test Kitchen” For Viewers Seeking Appetizing Content
  2. Variety: Netflix Launches First AI-Branded Content Recommendations Feature on TVs
Lihat hasil pemeriksaan (12 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 8.5/10Struktur: 8.5/10Manfaat: 8/10Bahasa: 8.5/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Netflix meluncurkan uji coba fitur baru bernama AI Discover pada aplikasi TV pintar bagi sebagian pelanggan di Amerika Serikat.Didukung“debuting AI Discover, a new feature on the Netflix TV app, initially to a limited number of subscribers in the U.S.”
Variety melaporkan peluncuran AI Discover di TV app untuk pelanggan terbatas di AS.
Fitur baru ini diluncurkan untuk mendorong penonton menemukan tayangan baru di tengah penurunan keterlibatan pengguna dalam beberapa kuartal terakhir.Didukung“Netflix , which has seen viewer engagement slide in recent quarters, is turning to AI for a new feature aimed at spurring users to find something new to watch.”
Variety menyebutkan penurunan keterlibatan penonton sebagai latar belakang hadirnya fitur ini.
AI Discover adalah aplikasi untuk konsumen pertama Netflix yang secara terbuka memakai merek kecerdasan buatan.Didukung“AI Discover is the first user-facing application that the company is branding as powered by artificial intelligence.”
Variety mengonfirmasi ini adalah aplikasi berhadapan langsung dengan pengguna pertama yang dilabeli AI oleh Netflix.
Pengguna yang mendapat akses akan melihat tab Discover berikon permata merah dengan label New di bilah navigasi atas TV.Didukung“you will see a “Discover” tab with a red gem-shaped icon and a “New” label in the top navigation bar on your TV.”
Variety menjelaskan tampilan visual antarmuka tab AI Discover di aplikasi TV.
Fitur rekomendasi konten AI ini interaktif dan bukan pengalaman seperti chatbot, melainkan menggunakan tema prasetel.Didukung“The AI content recommendation feature is interactive, but it’s not a chatbot-like experience.”
Variety menerangkan bentuk interaksi fitur tersebut.
Rekomendasi dihasilkan secara real-time berdasarkan riwayat tontonan, preferensi pengguna, dan tren platform.Didukung“based on a user’s viewing history and preferences as well as what’s trending on the platform.”
Variety menguraikan basis data yang dipakai sistem untuk membuat rekomendasi.
AI Discover memiliki mekanisme bagi pengguna untuk menyetel rekomendasi agar judul tertentu tidak lagi disajikan.Didukung“AI Discover features a way for users to “tune” their recommendations in order to not get certain series or films served to them.”
Deadline menyebutkan fitur penyetelan rekomendasi agar film tertentu tidak muncul.
Netflix mengibaratkan AI Discover sebagai dapur uji coba untuk mencoba resep baru penemuan konten.Didukung“Think of AI Discover as our test kitchen: we’re trying out new recipes for discovery, and your use and feedback help us decide which ones to keep, improve, or serve up next”
Deadline dan Variety mengutip pernyataan resmi blog Netflix mengenai konsep 'test kitchen'.
Bulan lalu Netflix merumahkan sekitar 1.000 karyawan (sekitar 6% staf) dan memberhentikan Chief Content Officer Bela Bajaria.Didukung“The company last month laid off about 1,000 workers, roughly 6% of its staff, and also let go of Chief Content Officer Bela Bajaria and several other veteran executives.”
Deadline melaporkan pemutusan hubungan kerja dan perombakan eksekutif Netflix.
Peter Rice, mantan eksekutif Disney dan Fox, ditunjuk menggantikan Bajaria untuk mengembalikan Netflix ke jalur pencetak karya hit.Didukung“Peter Rice, a former high-level executive at Disney and Fox, came aboard to replace Bajaria and is tasked with getting Netflix back to its hitmaking ways”
Deadline merinci penunjukan Peter Rice menggantikan posisi Bela Bajaria.
Laporan pers menyoroti ketegangan internal antara tim insinyur Silicon Valley dan tim kurasi pemrograman di Los Angeles.Didukung“Several recent press reports have spotlighted internal tensions at the company between the Silicon Valley engineering teams and L.A.-based programming troops.”
Deadline mencatat adanya laporan pers terkait gesekan internal tim teknologi dan konten.
Sekitar 300 judul tayangan di Netflix menggunakan generative AI pada proses produksinya dan Netflix membeli perusahaan InterPositive senilai 587 juta dolar AS.Didukung“About 300 titles across the streamer’s library have used generative AI across their production process”
Variety memaparkan adopsi AI Netflix pada 300 judul dan akuisisi InterPositive seharga $587 juta.

Video AI terbaru

Messi asks ChatGPT to reimagine his room OpenAI

Baca juga