WeWork Kembali Raih Laba dan Tampung 300 Perusahaan AI
WeWork mencetak laba usai restrukturisasi utang besar. Penyedia ruang kerja bersama ini kini menampung 300 perusahaan kecerdasan buatan global.

Gambar buatan AI, bukan foto asli (Lucid Origin (Leonardo) via Cloudflare Workers AI)
Poin penting
- WeWork kembali mencatat laba pada 2025 dengan pendapatan 2,3 miliar dolar AS.
- Sekitar 300 perusahaan kecerdasan buatan kini menyewa ruang kerja WeWork global.
- Proses restrukturisasi sukses memangkas utang WeWork lebih dari 4 miliar dolar AS.
Perusahaan ruang kerja bersama WeWork kembali mencatat keuntungan pada 2025. Perusahaan ini berhasil pulih usai merestrukturisasi tumpukan utangnya.
CEO WeWork John Santora membagikan kisah kebangkitan perusahaannya kepada Fast Company. Santora mulai memimpin penyedia ruang kantor sewa ini pada Juni 2024.
Di samping pemulihan laba, WeWork kini menampung banyak penyewa teknologi. Sekitar 300 perusahaan kecerdasan buatan (AI) menyewa kantor WeWork di seluruh dunia.
Disiplin Finansial Usai Krisis Utang
Santora datang saat WeWork baru saja keluar dari kebangkrutan Bab 11. Sebelum itu, perusahaan terseret krisis keuangan akibat ekspansi yang tidak terkendali.
Nilai valuasi WeWork pernah menyentuh 47 miliar dolar AS pada 2019. Namun sewa mahal dan kegagalan penawaran saham perdana membuat bisnisnya runtuh.
Restrukturisasi berhasil menghapus utang WeWork lebih dari 4 miliar dolar AS. Kewajiban sewa masa depan juga dipangkas sekitar 12 miliar dolar AS.
Santora memiliki pengalaman panjang di sektor properti komersial. Ia bekerja 47 tahun di Cushman & Wakefield, raksasa properti asal Chicago.
Di bawah arahannya, tata kelola perusahaan kini diperketat. Para pimpinan wilayah wajib mengejar laba, bukan cuma penjualan dan operasional.
Perubahan Budaya dan Desain Kantor
Santora juga membenahi pakaian kerja karyawan di kantor. Busana santai seperti sandal dan celana pendek diganti jas kasual.
Santora pun ikut menyesuaikan diri dengan suasana baru. Ia yang terbiasa berjas kini sesekali memakai sepatu kets pada Jumat.
Desain tata ruang kantor WeWork ikut dirombak. Suasana bising ditinggalkan demi menciptakan nuansa korporat yang lebih tenang.
Tugas terberat Santora adalah memulihkan kepercayaan klien dan pemilik gedung. Ia meyakinkan mereka bahwa kas perusahaan aman untuk membayar sewa.
Cetak Laba dan Ratusan Klien AI
Langkah pemulihan tersebut membawa WeWork kembali meraup laba pada 2025. Perusahaan mencatat pendapatan sebesar 2,3 miliar dolar AS pada tahun itu.
Pada saat yang sama, sekitar 300 perusahaan AI menjadi penghuni WeWork. Penyewa AI ini mencakup perusahaan rintisan kecil hingga korporasi ternama.
"Tidak tahu berapa banyak ruang yang Anda butuhkan atau berapa banyak karyawan yang akan Anda miliki—itu adalah keunggulan utama kami," kata John Santora, CEO WeWork.
Santora menilai ketidakpastian ekonomi menguntungkan model kantor fleksibel. Banyak bisnis enggan mengikat diri dalam sewa gedung jangka panjang.
Memimpin WeWork mengajarkan Santora arti penting fleksibilitas. Kini ia memadukan disiplin kerja dengan keluwesan ruang kantor.
Apa Artinya bagi Pelaku Usaha
Pelaku usaha kini semakin berhati-hati mengelola anggaran sewa kantor. Mengikat modal pada kontrak gedung bertahun-tahun membawa risiko keuangan tinggi.
Jumlah anggota tim kerja juga sering berubah dengan cepat. Sewa ruang kantor yang fleksibel memudahkan penyesuaian skala tim kerja.
Bagi direktur di Indonesia, pemulihan WeWork memberi pelajaran penting soal efisiensi. Disiplin biaya dan komitmen fleksibel membantu menjaga daya tahan bisnis.
- Fast Company: How WeWork’s latest CEO changed the company—and how it changed him
Lihat hasil pemeriksaan (9 klaim)
| Klaim | Putusan | Dasar di sumber |
|---|---|---|
| WeWork kembali meraih laba pada tahun 2025 dan melaporkan pendapatan 2,3 miliar dolar AS. | Didukung | “WeWork returned to profitability in 2025, reporting $2.3 billion in revenue” Fast Company mengonfirmasi WeWork kembali mencetak laba pada 2025 dengan pendapatan 2,3 miliar dolar AS. |
| Sekitar 300 perusahaan kecerdasan buatan (AI) menempati ruang kerja WeWork di seluruh dunia, dari startup kecil hingga korporasi ternama. | Didukung | “At present, about 300 artificial intelligence companies occupy WeWork spaces worldwide, ranging from tiny startups to large brand-name businesses, he noted.” Fast Company mengutip keterangan Santora mengenai sekitar 300 perusahaan AI yang menjadi penyewa WeWork global. |
| Restrukturisasi kebangkrutan WeWork menghapus utang lebih dari 4 miliar dolar AS dan memangkas kewajiban sewa masa depan sekitar 12 miliar dolar AS. | Didukung | “eliminated more than $4 billion in debt and reduced its future rent obligations by about $12 billion.” Fast Company mencatat hasil restrukturisasi kebangkrutan Bab 11 yang diselesaikan WeWork. |
| John Santora mulai memimpin WeWork pada Juni 2024 saat perusahaan baru keluar dari kebangkrutan Bab 11. | Didukung | “When WeWork CEO John Santora assumed leadership in June 2024” Fast Company menyatakan Santora menjadi CEO WeWork pada Juni 2024 setelah keluar dari Chapter 11. |
| Valuasi WeWork pernah mencapai 47 miliar dolar AS pada 2019 sebelum terpuruk. | Didukung | “reaching a $47 billion valuation in 2019 before collapsing under the weight of costly leases, mounting losses, and a failed initial public offering.” Fast Company mencatat valuasi puncak WeWork pada 2019 sebesar 47 miliar dolar AS. |
| Santora menghabiskan 47 tahun di Cushman & Wakefield, perusahaan properti komersial yang berbasis di Chicago. | Didukung | “Santora, who spent 47 years at Chicago-based commercial real estate giant Cushman & Wakefield” Fast Company menyebut latar belakang karier Santora di Cushman & Wakefield selama 47 tahun. |
| Santora memberikan tanggung jawab profitabilitas kepada pimpinan wilayah, bukan hanya penjualan dan operasional. | Didukung | “give regional presidents responsibility for profitability, as opposed to just sales and operations.” Fast Company memuat kebijakan manajerial baru yang diterapkan Santora. |
| Santora mengubah kode pakaian kantor dan mengarahkan desain WeWork menjadi lebih tenang dan bernuansa korporat. | Didukung | “nudging it away from the informal, loud aesthetics of its early days toward a quieter, more corporate style.” Fast Company mencatat perubahan tata busana kerja serta peralihan estetika desain kantor WeWork. |
| Santora meyakinkan karyawan dan pemilik properti bahwa WeWork memiliki cukup modal untuk memenuhi kewajiban gaji dan sewa. | Didukung | “assure them that the company has sufficient capital to meet payroll and rent obligations.” Fast Company menguraikan upaya Santora memulihkan kepercayaan pemangku kepentingan. |
Video AI terbaru
Coinbase on OpenAI Private Intelligence


