Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Anthropic Pasang Tanda Air Tersembunyi pada Teks Model Claude Lawas

Mulai 3 November 2026, empat model lama Claude buatan Anthropic akan menyematkan tanda air rahasia demi memenuhi aturan ketat Uni Eropa.

Ilustrasi: liput24

Poin penting

  • Anthropic memperluas fitur tanda air teks ke empat model Claude versi lama mulai 3 November 2026.
  • Teknologi ini memakai pola pemilihan kata tersembunyi tanpa mengubah isi maupun makna tulisan.
  • Langkah ini diambil perusahaan demi memenuhi tuntutan undang-undang baru dari parlemen Uni Eropa.

Anthropic akan menyematkan tanda air tersembunyi pada teks hasil buatan model kecerdasan buatan versi lama. Kebijakan baru ini mulai berlaku pada 3 November 2026.

Langkah tersebut bertujuan membedakan tulisan buatan manusia dan hasil olahan mesin pintar. Keputusan ini diambil menyusul tuntutan dari para pembuat undang-undang Uni Eropa.

Sebelumnya, tanda khusus ini hanya dipasang pada varian model tercanggih mereka. Kini Anthropic memberitahu pengguna tentang perluasan aturan tersebut, lapor media Mashable.

Ada empat model lama yang terkena aturan baru ini. Model tersebut adalah Claude Mythos 5, Claude Opus 4.7, Claude Opus 4.6, dan Claude Sonnet 4.6.

Cara Kerja Tanda Air Rahasia

Sistem ini sebelumnya sudah berjalan aktif pada model Claude Opus 5.5. Pengembang memakai teknologi tanda air yang sama untuk varian lama.

Tanda air ini bekerja lewat pola khusus dalam pemilihan kata. Pembaca manusia tidak akan bisa melihat pola tersebut secara kasat mata.

Anthropic mengklaim metode ini tidak merusak kualitas bacaan sama sekali. Ketepatan jawaban dari model juga diklaim tidak mengalami penurunan.

Perusahaan juga menegaskan pola teks tidak menyimpan data pribadi pengguna. Tanda air tidak memuat identitas perusahaan yang memakai layanan tersebut.

Tanda ini hanya membuktikan bahwa tulisan itu dibuat oleh sistem komputer pintar. Alat pemindai khusus nantinya bisa mengenali pola tersebut.

Tekanan Regulasi dan Masalah Integritas

Parlemen Uni Eropa mewajibkan penyedia teknologi memberi penanda pada materi buatan mesin. Tuntutan ini bertujuan menjaga keterbukaan di ranah digital publik.

Penyalahgunaan teks otomatis memang makin sering terjadi di berbagai sektor penting. Kasus pemakaian alat pintar secara diam-diam terus bermunculan.

Di bidang hukum, sejumlah pengacara kedapatan mengutip rujukan kasus palsu dari mesin cerdas. Hal serupa juga menimpa dunia sastra.

Beberapa novelis terbukti memakai alat otomatis untuk menulis buku secara utuh. Selain itu, peneliti sains tertangkap memakai teknologi ini untuk meninjau karya ilmiah rekan sejawat.

Mesin pintar memang mampu memangkas waktu kerja dari berjam-jam menjadi hitungan detik. Namun, kemudahan ini kerap menggoda orang untuk bertindak curang.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Bagi para pemimpin bisnis, perubahan aturan ini membawa dampak langsung. Dokumen resmi kantor yang dibuat dengan asisten cerdas kini membawa jejak digital permanen.

Perusahaan tidak bisa lagi menyembunyikan bantuan mesin dalam penyusunan laporan penting. Klien dan mitra kerja nantinya dapat memeriksa keaslian tulisan staf Anda.

Pelaku usaha di Indonesia perlu segera memeriksa alur kerja para karyawan. Anda harus membuat aturan tegas soal batasan pemakaian asisten tulis otomatis di kantor.

Langkah ini penting demi melindungi reputasi merek dan mencegah sengketa hukum. Menjaga kejujuran proses kerja jauh lebih murah daripada menghadapi tuntutan publik akibat manipulasi naskah.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 7 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. Mashable: Anthropic expands text watermarking to older Claude versions beginning November 3
Lihat hasil pemeriksaan (7 klaim)
Pembuka: 7/10Kejelasan: 8/10Struktur: 8/10Manfaat: 7/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Anthropic memasang tanda air tersembunyi pada teks model Claude versi lama mulai 3 November.Didukung“Anthropic alerted its users that an expansion of the watermark would soon roll out to Claude Mythos 5, Claude Opus 4.7, Claude Opus 4.6 and Claude Sonnet 4.6, starting on November 3.”
Mashable melaporkan bahwa Anthropic memperluas penyematan tanda air ke versi Claude lama per 3 November.
Penyematan tanda air dilakukan untuk memenuhi tuntutan pembuat undang-undang Uni Eropa guna membedakan konten buatan manusia dan AI.Didukung“Anthropic has bowed to demands from EU legislators that AI-generated text carry a hidden watermark, to help eventually distinguish between human- and AI-generated content.”
Mashable menyebut langkah tersebut diambil demi mematuhi regulasi legislator Uni Eropa.
Empat model Claude lama yang mendapatkan tanda air adalah Claude Mythos 5, Claude Opus 4.7, Claude Opus 4.6, dan Claude Sonnet 4.6.Didukung“roll out to Claude Mythos 5, Claude Opus 4.7, Claude Opus 4.6 and Claude Sonnet 4.6, starting on November 3.”
Mashable secara spesifik merinci keempat nama model Claude tersebut.
Teknologi tanda air yang dipakai sama dengan yang sudah digunakan pada Claude Opus 5.5.Didukung“it will be the same watermarking technology already in use in Opus 5.5”
Mashable menuliskan bahwa teknologi watermarking tersebut sama dengan yang sudah berjalan pada Opus 5.5.
Tanda air bekerja menggunakan pola pemilihan kata yang tidak terlihat kasat mata.Didukung“based on "an imperceptible pattern in word choice"”
Mashable mengutip bahwa tanda air tersebut berbasis pada pola tak kasat mata dalam pilihan kata.
Anthropic mengklaim tanda air tidak memengaruhi akurasi maupun keterbacaan teks, serta tidak menyimpan identitas pengguna atau organisasi.Didukung“won't change the accuracy or readability of its output, or contain any identifying information about the user or organization working with Claude.”
Mashable menyampaikan klaim Anthropic mengenai tidak berubahnya keterbacaan/akurasi dan tidak adanya info identitas.
Pengacara kedapatan memakai kutipan buatan AI, novelis memakai AI untuk menulis buku, dan peneliti memakai AI untuk proses telaah sejawat (peer review).Didukung“Lawyers have been caught using AI-generated citations , novelists have been caught relying on AI to write entire books , and scientific researchers have been caught using AI in the peer review process .”
Mashable mencatat contoh penyalahgunaan AI oleh pengacara, novelis, dan peneliti ilmiah.

Video AI terbaru

Coinbase on OpenAI Private Intelligence OpenAI

Baca juga