Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Harwood Tolak Hambatan Izin Proyek Pusat Data AI Senilai US$3 Miliar

Di tengah gelombang penolakan fasilitas AI di Amerika Serikat, warga Harwood justru menolak regulasi tambahan demi mempermudah birokrasi data center.

Foto liputan Mashable untuk berita: Harwood Tolak Hambatan Izin Proyek Pusat Data AI Senilai US$3 Miliar.

Foto: Mashable (Dokumentasi editorial)

Poin penting

  • Sekitar 75 persen pemilih Harwood menolak aturan tambahan evaluasi pembangunan pusat data.
  • Proyek Applied Digital senilai US$3 miliar mencakup area seluas 1,8 juta kaki persegi.
  • Keputusan ini kontras dengan 40 kebijakan anti-pusat data yang disetujui pemilih di wilayah AS lain.

Warga kota Harwood di Dakota Utara mengambil langkah berbeda di tengah memuncaknya penolakan publik terhadap kecerdasan buatan dan infrastruktur komputasi pendukungnya. Mayoritas pemilih menolak penambahan regulasi dan prosedur birokrasi yang berpotensi memperlambat proyek pusat data di wilayah mereka.

Laporan Tech Insider mencatat sekitar 75 persen dari 430 pemilih menentang pembatasan tersebut. Kota kecil berpenduduk 845 jiwa menurut The Washington Post ini dinilai menjadi anomali di panggung nasional Amerika Serikat.

Sikap Terbuka bagi Pengembang Applied Digital

Hasil pemungutan suara di Harwood bersinggungan langsung dengan rencana proyek raksasa milik Applied Digital. Pengembang tersebut merencanakan fasilitas pusat data senilai US$3 miliar dengan luas 1,8 juta kaki persegi di luar batas kota.

Pusat data sendiri merupakan fasilitas fisik terpusat yang menampung jaringan server dan sistem penyimpanan data untuk memproses beban kerja digital. Meski perizinan konstruksi fisik tidak masuk surat suara, pemilih secara sadar menolak lapisan birokrasi baru terhadap fasilitas tersebut.

Sikap warga Harwood memutus tren nasional yang berkembang pada hari pemilu. Menurut laporan Mashable, para pemilih di berbagai wilayah lain menyetujui lebih dari 40 inisiatif pemilu lokal untuk memperlambat atau melarang ekspansi pusat data.

Gelombang kritik publik terhadap kecerdasan buatan dan pusat data terus menguat sepanjang 2026. Laporan yang sama menyebutkan daftar negara bagian di Amerika Serikat yang melarang pusat data diproyeksikan bertambah pada 2027 mendatang.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Dinamika di Harwood menegaskan bahwa penolakan sosial dan izin daerah kini menjadi faktor penentu ekspansi teknologi komputasi. Hambatan regulasi di berbagai yurisdiksi global dapat menghambat ketersediaan infrastruktur baru yang menopang layanan digital korporasi.

Bagi pelaku usaha di Indonesia, tren penolakan fasilitas teknologi di tingkat global perlu diantisipasi sejak dini. Keterbatasan ekspansi fisik berisiko memperketat kapasitas komputasi awan internasional sehingga berpotensi mendorong kenaikan biaya operasional sewa server.

Langkah mitigasi yang dapat diambil mencakup audit berkala terhadap efisiensi komputasi model AI yang digunakan perusahaan. Manajemen juga disarankan merancang strategi multi-vendor cloud lintas wilayah guna mengamankan kontinuitas operasional bisnis dari risiko pembatasan wilayah tertentu.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 7 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. Mashable: Is this the only U.S. town to vote yes on data centers?
Lihat hasil pemeriksaan (7 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 8/10Struktur: 8/10Manfaat: 8/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Warga Harwood, Dakota Utara menolak aturan tambahan yang mengevaluasi, menyetujui, dan mengelola pembangunan seperti pusat data.Didukung“The majority of voters in Harwood, North Dakota, said "no" to a ballot measure calling for additional steps when the town evaluates, approves, and administers developments like that of data centers”
Mashable mengutip laporan Tech Insider terkait penolakan langkah regulasi tambahan oleh pemilih Harwood.
Sekitar 75 persen dari 430 pemilih di Harwood memberikan suara menolak pembatasan tambahan.Didukung“In a town of 845 people, 430 voted, and around 75 percent voted against added restrictions.”
Mashable menyebutkan dari 430 pemilih yang memberikan suara, sekitar 75 persen menolak penambahan restriksi.
Populasi kota Harwood tercatat sebanyak 845 jiwa menurut The Washington Post.Didukung“The Washington Post reports that Harwood's population is 845, while other outlets report 940.”
Mashable mencatat The Washington Post melaporkan populasi kota Harwood sebesar 845 jiwa.
Pengembang Applied Digital merencanakan proyek pusat data senilai US$3 miliar seluas 1,8 juta kaki persegi tepat di luar Harwood.Didukung“The big project in question is a $3 billion, 1.8-million-square-foot data center right outside Harwood , the Washington Post reports. Data center developer Applied Digital is behind the project.”
Mashable mengutip laporan The Washington Post mengenai proyek data center Applied Digital senilai US$3 miliar dengan luas 1,8 juta kaki persegi.
Pembangunan fisik pusat data itu sendiri tidak tercantum dalam surat suara, namun warga menolak birokrasi lanjutan terhadapnya.Didukung“While the building of a data center itself wasn't on the ballot, Harwood residents indeed voted against further bureaucracy towards them.”
Mashable menegaskan pembangunan fisik tidak masuk pemungutan suara, namun pemilih menolak penambahan birokrasi.
Pada hari pemilu, para pemilih di AS menyetujui lebih dari 40 langkah untuk memperlambat atau melarang pertumbuhan pusat data.Didukung“On Election Day, voters approved more than 40 measures to slow or ban data center growth .”
Mashable menulis lebih dari 40 inisiatif untuk memperlambat atau melarang pusat data disetujui pemilih.
Gelombang penolakan terhadap AI dan pusat data meningkat sepanjang 2026, dan daftar negara bagian AS yang melarang pusat data dapat bertambah pada 2027.Didukung“Backlash to both AI and data centers had been mounting in 2026, and voters were able to express their discontent last Tuesday. The list of U.S. states that ban data centers could grow in 2027.”
Mashable memaparkan eskalasi penolakan publik pada 2026 serta proyeksi pertambahan negara bagian pelarang data center pada 2027.

Video AI terbaru

How Siemens Plans Production in Minutes With NVIDIA AI NVIDIA

Baca juga