Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Krisis Listrik Mengintai AI: Operator Pusat Data Borong Mesin Jet Bekas

Antrean jaringan listrik yang mencapai tujuh tahun memaksa raksasa AI merombak mesin jet pensiunan menjadi pembangkit listrik mandiri demi menjaga kelangsungan komputasi.

Foto liputan TechCrunch untuk berita: Krisis Listrik Mengintai AI: Operator Pusat Data Borong Mesin Jet Bekas.

Foto: TechCrunch (Dokumentasi editorial)

Poin penting

  • Antrean daya listrik grid mencapai 7 tahun, mendorong operator AI memakai turbin mesin pesawat.
  • xAI dan proyek Stargate OpenAI telah mengadopsi mesin modifikasi demi memangkas waktu tunggu.
  • Mesin jet memangkas waktu tunggu jadi 24 bulan, tetapi kurang efisien dan menghasilkan lebih banyak polusi.

Lonjakan kebutuhan komputasi kecerdasan buatan kini membentur dinding keterbatasan pasokan listrik global. Sejumlah operator pusat data terpaksa membeli mesin jet pesawat terbang pensiunan untuk disulap menjadi pembangkit listrik mandiri.

Langkah darurat ini terpaksa diambil akibat antrean penyambungan listrik resmi yang kian berlarut-larut. Menurut laporan TechCrunch yang mengutip The New York Times, mesin turbin bekas dari pesawat Boeing tersebut dimodifikasi ulang agar dapat membakar gas alam.

Antrean Jaringan Listrik Capai Tujuh Tahun

Keterbatasan daya listrik mulai mengganggu rencana bisnis perusahaan teknologi dunia. Sebagai perbandingan, International Energy Agency (IEA) mencatat proses penyambungan daya 100 megawatt di Virginia Utara memerlukan waktu tunggu sekitar tujuh tahun.

Produsen peralatan listrik Mitsubishi Power bahkan memperkirakan sebagian besar kapasitas pembangkit baru di dunia baru siap beroperasi pada 2031. Keterlambatan serupa membuat Microsoft membatalkan posisinya sebagai penyewa utama di pusat data Nscale di Loughton, Inggris, setelah penyedia listrik lokal menyatakan pasokan baru tersedia pada dekade 2030-an.

Fokus utama mereka adalah memperoleh daya secepat mungkin. Dengan unit bertenaga mesin jet, mereka bisa mengoperasikan pusat data dalam kurun 24 bulan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Audun Martinsen, analis dari lembaga riset Rystad Energy. Kecepatan instalasi dua tahun tersebut menjadi solusi sementara bagi pengembang yang dikejar target operasional.

Adopsi Mesin Jet dan Kompromi Lingkungan

Perusahaan xAI milik Elon Musk diketahui telah memasang delapan turbin mesin jet rakitan ProEnergy di Mississippi. Turbin modifikasi mesin General Electric tersebut digunakan untuk menyuplai daya fasilitas pusat data Colossus 2 di Memphis.

Langkah serupa ditempuh Crusoe, pengembang fasilitas kampus Stargate milik OpenAI di Texas, yang memesan 13 unit mesin serupa. Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump kini terus mendorong pusat data agar memproduksi daya listrik mereka sendiri.

Kendati cepat dipasang, mesin jet bekas memiliki tingkat efisiensi lebih rendah dibanding pembangkit gas konvensional. Turbin konversi ini menghasilkan polusi lebih tinggi dan membutuhkan unit lebih banyak untuk mencukupi daya komputasi yang setara.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Fenomena kelangkaan energi komputasi ini merupakan sinyal penting bagi para pimpinan teknologi dan pengelola TI di Indonesia. Pertumbuhan beban kerja kecerdasan buatan akan segera berdampak pada lonjakan biaya sewa komputasi awan lokal dan keterbatasan kapasitas pusat data regional.

Pelaku usaha sebaiknya mulai mengaudit efisiensi beban kerja komputasi internal sebelum menerapkan model AI berskala masif. Pertimbangkan arsitektur model bahasa kecil yang lebih hemat daya pemrosesan atau gunakan skema multi-penyedia infrastruktur cloud guna mengamankan kesinambungan operasional bisnis dari risiko lonjakan tarif energi.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 9 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. TechCrunch: Data centers are turning to old jet engines as the wait for power grows
Lihat hasil pemeriksaan (9 klaim)
Pembuka: 9/10Kejelasan: 9/10Struktur: 9/10Manfaat: 8/10Bahasa: 9/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Penyambungan daya 100 megawatt ke jaringan listrik di Virginia Utara membutuhkan waktu sekitar tujuh tahun menurut IEA.Didukung“Hooking up 100 megawatts to the grid in Northern Virginia, by comparison, takes about seven years , according to the International Energy Agency.”
TechCrunch mengutip laporan International Energy Agency mengenai waktu tunggu sambungan grid di Virginia Utara.
Audun Martinsen dari Rystad Energy menyatakan bahwa dengan unit mesin jet, pusat data dapat beroperasi dalam 24 bulan demi mendapatkan listrik secepat mungkin.Didukung““It’s all about getting power as fast as possible,” Rystad Energy analyst Audun Martinsen told the Times. With jet-powered units, “they can have a data center running in 24 months,” he said.”
TechCrunch mengutip pernyataan Audun Martinsen kepada The New York Times.
Eksekutif Mitsubishi Power menyatakan sebagian besar kapasitas daya baru diperkirakan baru akan aktif pada 2031.Didukung“Most power capacity is expected to come on by 2031, an executive at Mitsubishi Power, one of the world’s top makers of power generation equipment, told Bloomberg last week .”
TechCrunch mengutip pernyataan eksekutif Mitsubishi Power kepada Bloomberg.
Microsoft mundur sebagai pelanggan utama pusat data Nscale di Loughton, Inggris, setelah utilitas lokal tidak sanggup memasok daya hingga awal sampai pertengahan 2030-an.Didukung“Last month, Microsoft pulled out as the anchor customer for Nscale’s data center in Loughton, England, after the local utility said it couldn’t deliver enough power until the early to mid-2030s.”
TechCrunch melaporkan pembatalan kontrak oleh Microsoft di Inggris akibat ketiadaan pasokan listrik.
xAI milik Elon Musk memasang delapan turbin mesin jet konversi di Mississippi untuk memasok daya pusat data Colossus 2 di Memphis.Didukung“Elon Musk’s xAI is among the companies already using the engines, having installed eight converted jet-engine turbines in Mississippi to help power its Colossus 2 data center in Memphis”
TechCrunch mengutip laporan The New York Times berdasarkan izin negara bagian dan citra satelit.
Unit turbin tersebut dipasok oleh ProEnergy yang memodifikasi mesin General Electric dari pesawat Boeing untuk membakar gas alam.Didukung“The units come from ProEnergy, which rebuilds a GE engine commonly found on Boeing jets.”
TechCrunch menjelaskan asal mesin dan perusahaan perakitnya.
Crusoe memesan 13 unit mesin konversi ProEnergy pada April untuk proyek kampus Stargate OpenAI di Abilene, Texas.Didukung“Crusoe, a Denver-based startup that builds AI data centers, is constructing that Abilene campus and ordered 13 of ProEnergy’s converted units in April.”
TechCrunch melaporkan keterlibatan Crusoe dan pemesanan 13 unit mesin ProEnergy.
Pemerintahan Trump mendorong pusat data untuk memproduksi listrik mereka sendiri.Didukung“Currently the Trump administration is adding to the pressure by encouraging data centers to generate their own electricity.”
TechCrunch mencatat dorongan dari pemerintahan Donald Trump terhadap pusat data.
Mesin jet konversi kurang efisien, menghasilkan lebih banyak polusi dibanding pembangkit gas konvensional, dan memerlukan lebih banyak unit untuk daya yang sama.Didukung“They’re less efficient and pollute more than turbines designed for conventional gas plants, and it takes more of them to make the same amount of power, according to the Times.”
TechCrunch memaparkan kompromi lingkungan dan efisiensi dari penggunaan mesin jet konversi.

Video AI terbaru

Introducing ChatGPT Images 2.6 OpenAI

Baca juga