Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Microsoft Ingatkan Bahaya Peretasan Berbasis AI dan Kunci Menangkalnya

Pelaku kejahatan siber kian masif memakai kecerdasan buatan. Microsoft Indonesia menyarankan pemanfaatan AI defensif dan peningkatan keahlian SDM.

Foto liputan CNBC Indonesia untuk berita: Microsoft Ingatkan Bahaya Peretasan Berbasis AI dan Kunci Menangkalnya.

Foto: CNBC Indonesia (Dokumentasi editorial)

Poin penting

  • Peretas kini memanfaatkan AI untuk melancarkan serangan siber yang lebih cepat dan terstruktur.
  • Investasi peranti mahal bernilai jutaan dolar akan sia-sia tanpa kesiapan tim yang mengoperasikannya.
  • Otomasi penyaringan insiden berbasis AI memangkas beban tim IT dalam memantau ancaman secara tepat waktu.

Perkembangan kecerdasan buatan kini tidak hanya meningkatkan produktivitas kantor, tetapi juga menjadi instrumen baru bagi peretas. Pelaku kejahatan siber memanfaatkan AI untuk mencari celah keamanan dan melancarkan serangan secara terstruktur.

Director of Customer Success Microsoft Indonesia, Irving Hutagalung, menyatakan fenomena kebocoran data belakangan ini dipicu oleh adopsi AI di kubu penyerang. Menurut laporan CNBC Indonesia, sistem internal perusahaan dituntut untuk segera memperkuat proteksi digital.

Unfortunately, memang dengan adanya AI, pihak yang jahat juga punya tools yang sama. Kan kita bisa sering baca di berita ya, bahwa ada breach di mana-mana, di sini, di situ, itu semuanya sekarang hacker-nya sudah pakai AI.

Melawan AI dengan AI

Kendati ancaman siber kian meningkat, teknologi yang sama justru dapat dimanfaatkan sebagai benteng pertahanan utama. Irving menjelaskan bahwa tim teknologi informasi (IT) perusahaan dapat menggunakan AI defensif untuk membalikkan keadaan.

AI mampu memantau sistem secara otomatis dan seketika (real-time). Proses pengawasan ini sebelumnya menyita banyak waktu dan tenaga jika hanya mengandalkan pemeriksaan manual manusia.

Selain pemantauan, AI berfungsi menjalankan pemilahan awal ancaman (triage). Irving menerangkan bahwa sistem kini dapat menyaring lonjakan peringatan masuk, sehingga tim IT hanya menangani bahaya kritis yang menuntut intervensi langsung.

Fokus pada Keterampilan Manusia

Kecanggihan peranti lunak tidak serta-merta menjamin sistem perusahaan kebal dari pembobolan. Irving menegaskan bahwa efektivitas alat keamanan sangat bergantung pada kecakapan manusia yang mengendalikannya sehari-hari.

Perusahaan disarankan rutin memberi pelatihan praktis bagi seluruh staf, khususnya tim keamanan IT. Tanpa pemahaman mendalam tentang pengoperasian alat, alokasi biaya teknologi berpotensi terbuang percuma.

Kalau dikasih tools semahal apa pun sampai puluhan juta Dolar AS, tetapi tidak dipakai dengan benar, ya akan sulit juga. Jadi poin utamanya adalah bagaimana mereka memanfaatkan AI tersebut.

Irving juga mengingatkan bahwa penguatan proteksi digital tidak selalu menuntut arsitektur sistem yang rumit. Penerapan langkah perlindungan mendasar yang konsisten dinilai sudah cukup ampuh memangkas risiko kebocoran data operasional.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Lonjakan ancaman siber berbasis AI berdampak langsung pada seluruh pelaku usaha di Indonesia, mulai dari skala menengah hingga korporasi besar. Data pelanggan dan aset transaksi kini menghadapi risiko serangan otomatis yang beroperasi nonstop tanpa mengenal waktu.

Pelaku usaha perlu mengevaluasi kembali alokasi anggaran IT mereka. Hindari godaan membeli platform perlindungan premium berharga fantastis jika tim internal belum memiliki kapasitas memadai untuk membaca dan menindaklanjuti sinyal anomali.

Langkah mitigasi yang realistis adalah memulai dari disiplin fundamental, seperti audit akses berkala dan pelatihan kewaspadaan bagi seluruh pegawai. Manfaatkan fitur pemilahan insiden AI untuk meringankan beban kerja tim teknis agar tetap fokus menangkal ancaman nyata.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 6 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. CNBC Indonesia: Petaka AI Muncul di Mana-Mana, Microsoft Ungkap Solusinya
Lihat hasil pemeriksaan (6 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 8/10Struktur: 8/10Manfaat: 8/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Director of Customer Success Microsoft Indonesia, Irving Hutagalung, mengingatkan bahaya peretasan berbasis AI dan menyarankan AI defensif serta penguatan SDM.Didukung“Director of Customer Success Microsoft Indonesia, Irving Hutagalung, menyatakan bahwa kondisi ini menuntut perusahaan untuk segera memperkuat dan mempercanggih sistem keamanan siber mereka.”
CNBC Indonesia
Peretas kini memanfaatkan AI untuk melancarkan serangan dan membobol sistem keamanan perusahaan.Didukung“Para peretas (hacker) kini turut memanfaatkan kecanggihan AI untuk melancarkan serangan dan membobol benteng keamanan sistem perusahaan.”
CNBC Indonesia
Kutipan Irving: 'Unfortunately, memang dengan adanya AI, pihak yang jahat juga punya tools yang sama. Kan kita bisa sering baca di berita ya, bahwa ada breach di mana-mana, di sini, di situ, itu semuanya sekarang hacker-nya sudah pakai AI.'Didukung“"Unfortunately, memang dengan adanya AI, pihak yang jahat juga punya tools yang sama. Kan kita bisa sering baca di berita ya, bahwa ada breach di mana-mana, di sini, di situ, itu semuanya sekarang hacker-nya sudah pakai AI,"”
CNBC Indonesia
AI dapat memantau sistem secara otomatis (real-time) dan melakukan pemilahan awal (triage) terhadap ancaman.Didukung“AI dapat membantu tim keamanan siber menjalankan pemantauan sistem secara otomatis (real-time), sebuah tugas yang sebelumnya menyita waktu karena harus dilakukan secara terus-menerus oleh manusia.”
CNBC Indonesia
Kutipan Irving: 'Kalau dikasih tools semahal apa pun sampai puluhan juta Dolar AS, tetapi tidak dipakai dengan benar, ya akan sulit juga. Jadi poin utamanya adalah bagaimana mereka memanfaatkan AI tersebut.'Didukung“"Kalau dikasih tools semahal apa pun sampai puluhan juta Dolar AS, tetapi tidak dipakai dengan benar, ya akan sulit juga. Jadi poin utamanya adalah bagaimana mereka memanfaatkan AI tersebut,"”
CNBC Indonesia
Langkah perlindungan simpel yang diterapkan konsisten efektif menekan risiko serangan siber.Didukung“Langkah-langkah sederhana yang diterapkan secara konsisten acap kali efektif menekan risiko serangan siber secara signifikan.”
CNBC Indonesia

Video AI terbaru

From AI Infrastructure to the 6G Future NVIDIA

Baca juga