Pengguna AI Generatif Dunia Tembus 3,24 Miliar, ChatGPT Masih Memimpin
Lebih dari sepertiga penduduk dunia kini aktif memakai AI generatif tiap bulan, didorong kebutuhan mencari informasi hingga konsultasi solusi praktis.

Foto: Detik (Dokumentasi editorial)
Poin penting
- Sebanyak 3,24 miliar orang atau 38,9 persen populasi dunia aktif memakai platform AI generatif bulanan.
- Jumlah pengguna aktif melonjak 57,2 persen atau bertambah 1,2 miliar orang dalam waktu satu tahun terakhir.
- Alasan utama penggunaan adalah mencari informasi (60,4 persen) dan mencari solusi masalah (40,6 persen).
Adopsi kecerdasan buatan generatif atau generative AI (GenAI)—teknologi yang mampu menciptakan teks, gambar, hingga kode secara instan—mencapai rekor baru. Sebanyak 3,24 miliar penduduk dunia tercatat aktif memanfaatkan layanan ini per Oktober 2026.
Laporan Digital 2027 Global Overview Report dari We Are Social dan Meltwater, seperti dikutip Detik, menunjukkan bahwa angka itu setara dengan 38,9 persen populasi bumi. Artinya, lebih dari satu dari tiga orang di dunia kini rutin menggunakan platform kecerdasan buatan setiap bulan.
Pertumbuhan Masif dan Dominasi ChatGPT
Pertumbuhan adopsi teknologi ini berlangsung sangat cepat. Dalam kurun waktu satu tahun sejak Oktober 2025, jumlah pengguna aktif bertambah 1,2 miliar orang, mencatatkan lonjakan tahunan sebesar 57,2 persen.
Angka tersebut dihitung berdasarkan pengguna yang mengakses setidaknya satu platform model bahasa besar (LLM). Pihak We Are Social mencatat, total ini tidak mencerminkan individu unik sepenuhnya karena seorang pengguna bisa mengakses beberapa akun atau ragam layanan sekaligus.
Di tengah persaingan platform global, ChatGPT dilaporkan masih mempertahankan posisinya sebagai layanan yang paling banyak dipakai. Posisi tersebut mengungguli pesaing lain seperti Gemini, CoPilot, Claude, Deepseek, Grook, Meta AI, hingga Dola.
Pergeseran Perilaku dari Sekadar Kerja ke Keseharian
Data survei GWI dalam laporan yang sama mengungkap alasan di balik tingginya penggunaan AI generatif. Mayoritas pengguna, yakni 60,4 persen, memanfaatkan platform pintar ini untuk mencari informasi cepat.
Fungsi pemecahan masalah menempati urutan kedua. Sebanyak 40,6 persen responden memanfaatkan AI guna mendapatkan saran atas persoalan yang mereka hadapi, disusul 38,4 persen pengguna yang memakainya untuk belajar serta meningkatkan keterampilan.
Selain urusan produktivitas, hiburan juga mulai menjadi alasan penting. Lebih dari seperempat pengguna menyatakan menggunakan AI untuk sarana hiburan sehari-hari.
Apa Artinya bagi Pelaku Usaha
Lonjakan pengguna ini menandakan perubahan besar pada cara pelanggan dan karyawan Anda mencari solusi. Pelaku usaha di Indonesia perlu menyadari bahwa mesin pencari konvensional mulai tergeser oleh asisten berbasis AI yang langsung memberi jawaban ringkas.
Langkah mitigasi pertama yang perlu diambil manajemen adalah memastikan informasi merek dan layanan bisnis mudah dibaca serta dirangkum oleh ekosistem AI. Perusahaan dapat mulai mengevaluasi kehadiran digital agar produk mereka direkomendasikan saat calon konsumen mencari saran di platform pintar.
Di sisi internal operasional, manajer harus segera merumuskan panduan resmi penggunaan alat bantu seperti ChatGPT. Pelatihan berkala bagi staf mutlak diperlukan agar AI dimanfaatkan secara aman guna meningkatkan efisiensi kerja tanpa membocorkan data rahasia perusahaan.
- Detik: Penduduk Dunia Makin Ketagihan AI, 3,24 Miliar Orang Kini Pakai GenAI
Lihat hasil pemeriksaan (6 klaim)
| Klaim | Putusan | Dasar di sumber |
|---|---|---|
| Pengguna aktif platform AI generatif mencapai 3,24 miliar orang di dunia pada Oktober 2026 atau 38,9 persen dari total populasi. | Didukung | “Tercatat jumlah pengguna aktif berbagai platform GenAI kini telah mencapai 3,24 miliar orang secara global pada Oktober 2026. Angka tersebut setara dengan 38,9% dari total populasi dunia.” Disebutkan dalam laporan Detik berdasarkan data We Are Social dan Meltwater. |
| Jumlah pengguna aktif melonjak lebih dari 1,2 miliar orang atau tumbuh 57,2 persen dibandingkan Oktober 2025. | Didukung | “jumlah pengguna aktif platform GenAI melonjak lebih dari 1,2 miliar dalam kurun waktu satu tahun. SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Pertumbuhan tersebut mencapai 57,2% dibandingkan Oktober 2025.” Disebutkan dalam laporan We Are Social bersama Meltwater yang dikutip Detik. |
| Angka pengguna dihitung berdasarkan akses ke setidaknya satu platform LLM teratas dan tidak sepenuhnya mencerminkan individu unik. | Didukung | “angka ini dihitung berdasarkan jumlah pengguna yang mengakses setidaknya satu dari platform Large Language Model (LLM) teratas pada Oktober 2026. Namun, jumlah tersebut tidak sepenuhnya merepresentasikan” Disebutkan dalam penjelasan We Are Social yang dikutip Detik. |
| ChatGPT mempertahankan posisinya sebagai platform GenAI paling banyak digunakan di dunia mengalahkan Gemini, CoPilot, Claude, Deepseek, Grook, Meta AI, dan Dola. | Didukung | “ChatGPT masih mempertahankan posisinya sebagai platform GenAI paling banyak digunakan di dunia mengalahkan Gemini, CoPilot, Claude, Deepseek, Grook, Meta AI, maupun Dola.” Disebutkan dalam laporan We Are Social yang dikutip Detik. |
| Sebanyak 60,4 persen pengguna memanfaatkan AI untuk mencari informasi, 40,6 persen untuk saran/solusi masalah, dan 38,4 persen untuk belajar/keterampilan. | Didukung | “Sebanyak 60,4% pengguna AI mengaku memanfaatkan teknologi tersebut untuk menemukan informasi. Posisi berikutnya ditempati kebutuhan mendapatkan saran atau solusi atas permasalahan dengan persentase 40,6%” Berdasarkan hasil survei GWI yang dipublikasikan dalam laporan tersebut. |
| Lebih dari seperempat pengguna AI memanfaatkan teknologi tersebut untuk hiburan. | Didukung | “Lebih dari seperempat pengguna AI menyebut hiburan sebagai salah satu alasan mereka memanfaatkan teknologi tersebut.” Disebutkan dalam survei GWI yang dikutip Detik. |
Video AI terbaru
From AI Infrastructure to the 6G Future


