Waymo Evaluasi Kemitraan Robotaxi dengan Uber demi Hubungan Langsung
Waymo bersiap mengakhiri kemitraan eksklusif di dua kota utama AS demi aplikasi mandiri, di tengah klaim Uber bahwa platformnya mendongkrak utilitas armada hingga 30 persen.

Foto: The Next Web (Dokumentasi editorial)
Poin penting
- Waymo akan mengakhiri kerja sama eksklusif pemesanan robotaxi di aplikasi Uber untuk Austin dan Atlanta.
- Uber mengklaim armadanya mencatat 30 persen lebih banyak perjalanan harian dibanding aplikasi mandiri mitra.
- Pemesanan via agen AI masih minim, hanya mencakup empat perjalanan dari total ratusan juta transaksi Uber.
Hubungan antara penyedia teknologi kemudi otonom dan raksasa platform pemesanan kendaraan mulai bergeser. Waymo, unit kendaraan otonom milik Alphabet, menyatakan rencana untuk menghentikan kemitraan eksklusif pemesanan robotaxi melalui aplikasi Uber di Austin dan Atlanta pada Januari 2028.
Co-Chief Executive Waymo, Tekedra Mawakana, mengungkapkan kepada Bloomberg bahwa sistem pemesanan via platform agregator sebelumnya terasa spekulatif atau tidak menentu bagi pengguna. Penumpang kerap tidak pasti mendapatkan kendaraan tanpa pengemudi karena bergantung pada ketersediaan unit terdekat.
"Pada masa-masa awal, kami bermitra karena belum memiliki skala. Dalam kemitraan itu, situasinya seperti untung-untungan: apakah saya akan mendapat Waymo atau tidak?" tutur Tekedra Mawakana.
Mawakana menegaskan bahwa Waymo ingin mengendalikan hubungan langsung dengan pelanggan lewat aplikasi miliknya sendiri, seperti yang sudah berjalan di San Francisco. Perusahaan juga menegaskan tidak akan terlibat perang tarif murah karena fokus utamanya adalah kualitas pengalaman penumpang.
Adu Efisiensi Armada dan Realitas Agen AI
Di sisi lain, Uber mempertahankan nilai tawar ekosistemnya kepada investor pada laporan kuartal ketiga. Menurut laporan The Next Web, Uber mengklaim kendaraan otonom di platformnya meraih sekitar 30 persen lebih banyak perjalanan harian per unit dibanding jika penyedia mengoperasikan aplikasi mandiri.
Lonjakan frekuensi perjalanan itu dihitung mampu memangkas biaya tetap per perjalanan hingga sekitar 23 persen. Uber menargetkan lebih dari 2.000 unit kendaraan otonom di jaringannya pada akhir 2027, didukung komitmen investasi senilai 10 miliar dollar AS bersama mitra seperti Rivian, Nuro, dan Avride.
Menariknya, di tengah maraknya tren agen AI atau perangkat lunak otonom yang mampu menjalankan transaksi mandiri, pemanfaatan nyatanya masih sangat terbatas. Uber mencatat agen AI hanya memesan empat perjalanan dan sekitar 500 pesanan makanan dari total 320 juta transaksi selama pekan Halloween.
Apa Artinya bagi Pelaku Usaha
Dinamika antara Waymo dan Uber menunjukkan dilema klasik bisnis modern: mengandalkan platform agregator besar untuk ekspansi cepat atau membangun kanal distribusi langsung. Agregator memang memberi skala dan utilitas aset yang tinggi di awal, tetapi pemilik produk berisiko kehilangan loyalitas pelanggan serta kendali harga.
Bagi pelaku usaha di Indonesia yang mulai mengadopsi otomasi dan teknologi berbasis data, strategi kemitraan hibrida patut dipertimbangkan. Memanfaatkan marketplace atau platform pihak ketiga sangat relevan untuk mencapai volume awal, namun investasi pada kanal mandiri tetap krusial agar margin jangka panjang terlindungi dari potongan komisi perantara.
Selain itu, rendahnya transaksi via agen AI memberi sinyal penting bagi manajemen untuk tetap realistis. Perusahaan sebaiknya memprioritaskan perbaikan alur pemesanan digital yang intuitif bagi pengguna manusia sebelum mengalokasikan anggaran riset besar-besaran untuk integrasi agen belanja otonom.
- The Next Web: Waymo’s co-CEO tells Bloomberg the Uber tie-up was a ‘crapshoot’ for riders
Lihat hasil pemeriksaan (8 klaim)
| Klaim | Putusan | Dasar di sumber |
|---|---|---|
| Waymo akan mengakhiri pemesanan eksklusif robotaxi di aplikasi Uber untuk wilayah Austin dan Atlanta pada Januari 2028. | Didukung | “Waymo will end Uber’s exclusive hold on its robotaxis in Austin and Atlanta in January 2028.” Disebutkan oleh The Next Web berdasarkan wawancara Tekedra Mawakana di Bloomberg. |
| Uber mengklaim mitra robotaxi di AS meraih sekitar 30 persen lebih banyak perjalanan harian per kendaraan di platformnya dibanding penerapan pihak pertama. | Didukung | “It said its US robotaxi partners get about 30% more trips per vehicle a day on Uber. The comparison is with first-party deployments.” The Next Web mengutip pernyataan Uber dalam rilis kuartal ketiganya. |
| Penumpang Waymo di Austin dan Atlanta hanya bisa memesan lewat Uber dan hanya memperoleh robotaxi jika ada unit di dekatnya. | Didukung | “Riders in those cities can only book a Waymo through Uber. They can ask for a robotaxi, but they get one only if it is nearby.” Disebutkan dalam laporan The Next Web. |
| Tekedra Mawakana menyatakan kemitraan awal dengan Uber terasa spekulatif atau 'crapshoot' bagi penumpang mengenai kepastian memperoleh Waymo. | Didukung | ““In the early days, we would partner because we didn’t have the scale, and in that partnering, it was a little bit of a crapshoot. Will I get a Waymo? Will I not get a Waymo?” Mawakana said.” Kutipan langsung Co-CEO Waymo Tekedra Mawakana yang dilaporkan The Next Web. |
| Waymo berencana meluncurkan aplikasinya sendiri di Austin dan Atlanta serta tidak akan bersaing dalam perang tarif harga murah. | Didukung | “Waymo will launch its app in Austin and Atlanta instead.” Disebutkan dalam The Next Web, bersama pernyataan Mawakana bahwa Waymo tidak akan bersaing pada harga. |
| Kenaikan 30 persen perjalanan berbayar diilustrasikan dapat memangkas biaya tetap per perjalanan sekitar 23 persen. | Didukung | “In an illustrative example, a 30% rise in paid trips cuts the fixed cost per trip by about 23%.” Disebutkan dalam laporan keuangan kuartal ketiga Uber yang dikutip The Next Web. |
| Uber menargetkan lebih dari 2.000 kendaraan otonom pada akhir 2027 dan telah berkomitmen sekitar 10 miliar dollar AS untuk mitra dan investasi kemudi otonom. | Didukung | “It plans more than 2,000 by the end of 2027, roughly half of them abroad.” The Next Web mengutip rencana Uber dan pernyataan Dara Khosrowshahi kepada CNBC. |
| Uber menangani sekitar 320 juta pesanan dan perjalanan pada pekan Halloween, dengan agen AI hanya memesan empat perjalanan dan sekitar 500 pesanan Uber Eats. | Didukung | “Uber handled about 320 million trips and orders in the week of Halloween. AI agents placed about 500 of the Uber Eats orders, and Uber said they booked four rides.” Disebutkan oleh CFO Uber Balaji Krishnamurthy sebagaimana dilaporkan The Next Web. |
Video AI terbaru
What you missed at Hugging Face Open Together


