Amazon Blokir AI Meta, Dorong Konsumen Belanja Lewat Alexa
Amazon melarang asisten pintar Meta Muse dan memilih mengandalkan Alexa for Shopping yang sudah dipakai ratusan juta pelanggan.
Ilustrasi: liput24
Poin penting
- Amazon memblokir asisten belanja Meta Muse demi mengutamakan Alexa for Shopping.
- Pengguna Alexa for Shopping di Amerika Serikat belanja 50 persen lebih banyak per pesanan.
- Meta menggandeng peritel pesaing seperti Walmart dan Shopify untuk memperluas Muse.
Toko daring Amazon resmi melarang asisten pintar Meta, Muse. Langkah ini mengubah arah persaingan belanja daring masa depan.
Amazon ingin konsumen memakai asisten buatan sendiri bernama Alexa for Shopping. Alat ini membantu konsumen mencari dan membeli barang.
Bos Amazon Andy Jassy membeberkan alasan perusahaannya menolak pihak luar. Menurut laporan The Next Web, Jassy berbicara pada paparan laba kuartal ketiga.
Amazon Jagokan Asisten Milik Sendiri
Amazon mengklaim lebih dari 400 juta pembeli telah memakai Alexa for Shopping. Jumlah pemakai tersebut dihitung selama 12 bulan terakhir.
Interaksi pembeli dengan asisten belanja ini melonjak 570 persen secara tahunan. Nilai belanja pengguna di Amerika Serikat juga tercatat naik.
Pembeli yang memakai Alexa belanja 50 persen lebih mahal per pesanan. Mereka memesan lebih banyak dibanding pembeli biasa tanpa asisten.
Jassy menilai belanja lewat asisten luar belum memberi rasa nyaman. Pembeli masih lebih suka membuka aplikasi toko secara langsung.
"Belum banyak pelanggan belanja lewat cara ini karena pengalamannya belum bagus," kata Andy Jassy, Chief Executive Amazon.
Jassy yakin asisten internal lebih unggul karena paham profil pembeli. Sistem sudah memegang riwayat belanja, alamat kirim, dan metode pembayaran.
Amazon juga menambah lebih dari 100 kemampuan baru pada sistemnya. Pengguna kini dapat memesan kado, mengubah pengiriman, hingga meminta pengembalian uang.
Meta Gandeng Toko Mitra Pesaing
Di sisi lain, Meta mengembangkan asisten pintar Muse untuk belanja lintas toko. Model asisten umum lintas toko ini kerap disebut agen horizontal.
Mark Zuckerberg, Chief Executive Meta, menyebut sepuluh juta orang telah memasang Muse. Belanja produk menjadi fungsi paling favorit bagi pengguna mereka.
Lonjakan pemakai Muse berlangsung sangat pesat di Amerika Utara. Meta bahkan meminta penyedia pembayaran Stripe untuk menaikkan batas transaksi.
Meta menjalin kerja sama dengan peritel raksasa lain di luar Amazon. Mitra Muse mencakup toko ritel Shopify, Walmart, dan Best Buy.
Walmart juga telah membuka pintu bagi asisten belanja pintar. Perusahaan ritel tersebut mengizinkan agen AI memesan barang bagi pembeli mereka.
Sementara itu, pendapatan iklan Amazon tercatat hanya tumbuh 11 persen pada kuartal ketiga. Angka pertumbuhan tersebut meleset dari perkiraan para analis.
Analis Bank of America Justin Post menilai langkah Meta menjadi ujian baru. Amazon kini harus membuktikan ketangguhan sistem belanja pintarnya sendiri.
Apa Artinya bagi Pelaku Usaha
Kehadiran asisten pintar mulai mengubah kebiasaan konsumen di pasar daring. Pelanggan kini bisa meminta AI memilihkan barang belanjaan mereka.
Peta persaingan penjualan daring kini terbagi menjadi dua kubu besar. Satu kubu menutup akses, sedangkan kubu lain membuka toko bagi agen luar.
Pelaku usaha ritel harus menyiapkan data katalog produk secara rapi. Mesin pintar hanya akan memilih toko dengan data barang yang jelas dan lengkap.
Pelaku bisnis juga perlu mempertimbangkan saluran penjualan yang fleksibel. Bergabung ke jaringan mitra agen belanja bisa membuka peluang pesanan baru.
- The Next Web: Amazon wants Alexa for Shopping, not Muse, to be how people shop its store
Lihat hasil pemeriksaan (13 klaim)
| Klaim | Putusan | Dasar di sumber |
|---|---|---|
| Amazon memblokir asisten pintar Meta Muse dari situsnya sekitar sebulan lalu. | Didukung | “About a month ago, the company blocked Meta’s Muse agent from its site.” The Next Web mengonfirmasi pemblokiran agen Muse oleh Amazon sekitar sebulan sebelum pengumuman kinerja kuartal ketiga. |
| Amazon mengandalkan Alexa for Shopping sebagai asisten utama pelanggan di tokonya. | Didukung | “He expects Amazon’s own assistant, Alexa for Shopping, to be the main agent people use to buy from the store.” The Next Web melaporkan pernyataan CEO Amazon Andy Jassy perihal Alexa for Shopping. |
| Lebih dari 400 juta pelanggan menggunakan Alexa for Shopping dalam 12 bulan terakhir. | Didukung | “More than 400 million customers used Alexa for Shopping in the past 12 months, Amazon said in its results.” The Next Web mengutip laporan kinerja Amazon mengenai jumlah pengguna Alexa for Shopping. |
| Interaksi pelanggan dengan Alexa for Shopping tumbuh 570 persen secara tahunan. | Didukung | “Customer interactions grew 570% year on year.” The Next Web mencantumkan angka pertumbuhan interaksi tahunan asisten belanja Amazon tersebut. |
| Pelanggan AS pengguna Alexa for Shopping membelanjakan 50 persen lebih banyak per pesanan dibanding non-pengguna. | Didukung | “US customers who use it spend 50% more per order than those who do not, Jassy said.” The Next Web mengutip pernyataan Andy Jassy terkait pengeluaran rata-rata pengguna di AS. |
| Andy Jassy menyatakan belum banyak pelanggan berbelanja lewat agen AI luar karena pengalamannya belum memuaskan. | Didukung | ““Few customers are doing much shopping this way yet, as the experience is still not great, nor more convenient than coming to a retailer directly to research or one-click order there,” Jassy said.” The Next Web memuat kutipan langsung CEO Amazon mengenai alasan minimnya adopsi agen AI luar. |
| Amazon menambahkan lebih dari 100 kemampuan baru pada Alexa for Shopping, termasuk daftar belanja, gift registry, instruksi pengiriman, dan pengembalian uang. | Didukung | “Amazon has added more than 100 capabilities to the assistant.” The Next Web mencatat penambahan lebih dari 100 fitur asisten tersebut dari pengumuman resmi blog Amazon. |
| Lebih dari 10 juta orang di AS dan Kanada telah memasang agen Muse Meta, dengan belanja sebagai fungsi paling umum. | Didukung | “More than 10 million people in the US and Canada have set up the agent, Meta chief executive Mark Zuckerberg said last week. Shopping is its most common use, he said.” The Next Web mengutip pernyataan Mark Zuckerberg mengenai jumlah pemasangan dan fungsi utama Muse. |
| Tingginya minat belanja lewat Muse membuat Meta meminta Stripe menaikkan batas transaksinya. | Didukung | “Muse shoppers poured in so fast that Meta had to ask Stripe to raise its limits.” The Next Web melaporkan permintaan kenaikan batas transaksi ke Stripe akibat lonjakan pemakai Muse. |
| Meta menggandeng Shopify, Walmart, dan Best Buy sebagai mitra Muse. | Didukung | “Meta has signed up Shopify, Walmart and Best Buy as Muse partners.” The Next Web mencantumkan daftar peritel yang bekerja sama dengan agen AI Meta. |
| Walmart mengizinkan agen AI berbelanja untuk pelanggannya. | Didukung | “Walmart has also said it will let AI agents shop for its customers.” The Next Web menyatakan keterbukaan Walmart terhadap agen belanja AI. |
| Pendapatan iklan Amazon tumbuh 11 persen pada kuartal ketiga, di bawah perkiraan analis. | Didukung | “Advertising revenue grew 11% in the quarter, below analysts’ forecasts.” The Next Web memuat capaian pendapatan iklan Amazon pada kuartal ketiga. |
| Analis Bank of America Justin Post menyatakan traksi Muse kemungkinan memicu pertanyaan atas strategi agen AI Amazon. | Didukung | ““Muse traction will likely drive questions on Amazon’s agentic strategy,” Post wrote.” The Next Web mengutip catatan riset analis Justin Post dari Bank of America. |
Video AI terbaru
Your Spark, Your Story: Yannik Marek | NVIDIA RTX Spark


