Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Era Agentic Web Tiba di Tengah Koreksi Saham Teknologi Senilai 1 Triliun Dolar

Agen AI otonom mulai mengambil alih navigasi internet dan transaksi perbankan, sementara pasar teknologi menghadapi koreksi valuasi kecerdasan buatan.

Foto liputan MIT Technology Review untuk berita: Era Agentic Web Tiba di Tengah Koreksi Saham Teknologi Senilai 1 Triliun Dolar.

Foto: MIT Technology Review (Dokumentasi editorial)

Poin penting

  • Agen AI otonom kini mulai mampu mengelola email, belanja daring, hingga mengakses rekening bank pengguna.
  • Aksi jual saham teknologi global senilai 1 triliun dolar AS memicu kekhawatiran pecahnya gelembung AI.
  • Pelaku usaha perlu menyiapkan arsitektur sistem yang ramah agen AI sekaligus mengaudit efisiensi belanja.

Lanskap internet sedang bergeser drastis menuju era baru bernama agentic web. Pada era ini, agen AI—perangkat lunak otonom yang mampu mengeksekusi instruksi kompleks tanpa campur tangan manual manusia—mulai menggantikan kebiasaan berselancar di peramban web konvensional.

Menurut laporan MIT Technology Review, perkembangan ini mewujudkan visi yang dicetuskan penemu World Wide Web, Tim Berners-Lee, pada tahun 2001 silam. Kini agen cerdas tidak hanya mampu menyortir kotak masuk surel, tetapi juga mulai menangani belanja kebutuhan harian hingga mengakses rekening perbankan secara mandiri.

Koreksi Triliunan Dolar dan Pengetatan Biaya AI

Kemajuan pesat teknologi ini beriringan dengan guncangan di pasar finansial global. Aksi jual saham sektor teknologi senilai 1 triliun dolar AS baru saja memperdalam kekhawatiran pasar terhadap potensi gelembung AI (AI bubble).

Berdasarkan laporan BBC dan NBC News, tagihan infrastruktur AI yang membengkak serta capaian laba yang lemah memicu kepanikan investor, hingga indeks Nasdaq 100 mencatatkan koreksi harian terburuknya sejak Juni. Sebagai respons atas sentimen pengetatan modal, CNBC melaporkan bahwa OpenAI telah memangkas target pendanaannya sebesar 10 miliar dolar AS.

Menariknya, Bloomberg mencatat bahwa Apple berhasil menyalip Nvidia sebagai perusahaan paling bernilai di dunia. Pasar saat ini justru mengapresiasi kehati-hatian Apple dalam menahan laju belanja modal AI, dibandingkan ekspansi agresif penyedia cip.

Akan sangat bagus jika semua ini ternyata hanya rumah kartu.

Kutipan tersebut diutarakan kolumnis teknologi The New York Times Kevin Roose kepada NPR. Roose menilai penurunan valuasi investasi AI masih lebih baik dibandingkan jika teknologi ini secara permanen mengacaukan tatanan kerja dan masyarakat tanpa kendali.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Pergeseran ke arah agentic web langsung berdampak pada para pemilik bisnis digital, pengelola platform e-commerce, dan tim teknologi informasi di Indonesia. Perilaku konsumen ke depan berpotensi berubah dari interaksi layar langsung menjadi delegasi tugas penuh kepada perantara agen otonom.

Langkah antisipasi pertama adalah mengevaluasi aksesibilitas antarmuka digital perusahaan Anda. Mulailah menyiapkan antarmuka pemrograman aplikasi (API) yang terstruktur dan aman, sehingga sistem Anda dapat dibaca serta ditransaksikan secara mulus oleh agen AI pihak ketiga tanpa mengorbankan proteksi data pelanggan.

Terkait gejolak modal AI global, rekomendasi utama bagi manajemen adalah melakukan audit ketat terhadap rasio biaya dan hasil belanja teknologi cerdas. Hindari berlangganan tumpukan piranti lunak AI generatif bernilai tinggi tanpa parameter penghematan jam kerja atau penambahan pendapatan riil yang terukur.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 8 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. MIT Technology Review: The Download: the agentic web arrives and the drive for safer roads
Lihat hasil pemeriksaan (8 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 9/10Struktur: 9/10Manfaat: 8/10Bahasa: 9/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Tim Berners-Lee mencetuskan visi internet yang dinavigasi agen perangkat lunak otonom pada tahun 2001, satu dekade setelah menemukan World Wide Web.Didukung“In 2001, a decade after inventing the World Wide Web, Tim Berners-Lee articulated a new vision: an internet navigated by autonomous software agents that address our every need”
MIT Technology Review menuliskan visi Tim Berners-Lee pada tahun 2001 mengenai agen perangkat lunak otonom.
Agen AI kini mulai mampu menyortir kotak masuk, berbelanja bahan makanan, hingga mengakses rekening bank.Didukung“They can triage your inbox, do your grocery shopping, and even access your bank accounts. This new era is being called the agentic web.”
MIT Technology Review menyebut kemampuan agen AI tersebut dalam era agentic web.
Aksi jual saham teknologi senilai 1 triliun dolar AS memperdalam kekhawatiran tentang gelembung AI.Didukung“A $1 trillion tech selloff has deepened fears of an AI bubble”
MIT Technology Review memuat rangkuman aksi jual saham teknologi 1 triliun dolar AS.
Tagihan AI yang besar dan penurunan laba mencemaskan investor.Didukung“Big AI bills and weak earnings have spooked investors. ( BBC )”
MIT Technology Review mengutip laporan BBC mengenai tagihan AI dan laba yang membuat investor cemas.
Indeks Nasdaq 100 mencatat hari terburuknya sejak Juni pada hari Jumat.Didukung“The Nasdaq 100 had its worst day since June on Friday. ( NBC News )”
MIT Technology Review mengutip laporan NBC News tentang kinerja indeks Nasdaq 100.
OpenAI memangkas target pendanaannya sebesar 10 miliar dolar AS.Didukung“OpenAI has cut its funding target by $10 billion. ( CNBC )”
MIT Technology Review mengutip laporan CNBC terkait pemangkasan target pendanaan OpenAI.
Apple menyalip Nvidia sebagai perusahaan paling bernilai di dunia karena investor menyukai pengendalian belanjanya di bidang AI.Didukung“Apple has overtaken Nvidia as the world’s most valuable company Investors are favouring its restraint on AI spending. ( Bloomberg $)”
MIT Technology Review mengutip Bloomberg tentang Apple yang menyalip Nvidia dan kehati-hatian belanja AI-nya.
Kevin Roose menyatakan kepada NPR bahwa kehancuran investasi AI lebih baik daripada teknologi yang mengubah tatanan kerja dan masyarakat secara permanen.Didukung“Kevin Roose, a technology columnist at the New York Times, tells NPR that an AI investment crash would be preferable to the technology permanently upending work and society.”
MIT Technology Review mengutip pernyataan Kevin Roose kepada NPR dalam rubrik Quote of the day.

Video AI terbaru

TamaGPT OpenAI

Baca juga