Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

FlexiQuad: Desain Drone Cincin Fleksibel yang Mampu Memantul Saat Tabrakan

Riset ETH Zürich mengembangkan FlexiQuad, purwarupa drone bercincin lentur seharga rangka 15 dolar yang memantul dari benturan dan mampu meremas tubuh ke celah sempit.

Foto editorial AI: drone flying indoors collision, ilustrasi untuk berita: FlexiQuad: Desain Drone Cincin Fleksibel yang Mampu Memantul Saat Tabrakan.

Gambar buatan AI, bukan foto asli (FLUX.1 schnell via Cloudflare Workers AI)

Poin penting

  • Purwarupa FlexiQuad memakai rangka cincin lentur yang empat kali lebih tahan benturan dari drone biasa.
  • Struktur fleksibel memungkinkan bodi menyusut hingga 70 persen lebar normal untuk celah sempit.
  • Algoritma AI menstabilkan orientasi terbang secara otonom sesaat setelah wahana menabrak objek.

Insiden tabrakan di ruang sempit kerap melumpuhkan armada pesawat nirawak komersial. Namun, pendekatan mekanik dari periset ETH Zürich menawarkan jalan keluar baru lewat purwarupa FlexiQuad.

Sebagaimana dilaporkan Fast Company, drone ini tidak jatuh hancur saat menabrak rintangan. Rangka fleksibelnya justru meredam benturan, memantul, lalu terus terbang secara stabil.

Struktur Cincin Tanpa Bodi Tengah

Mayoritas wahana terbang empat baling-baling memakai lengan kaku yang tersambung ke bodi pusat. Pusat beban tersebut biasanya menampung baterai, sensor gerak, dan komputer pengendali penerbangan.

Insinyur Luca Girardi dan Stefano Mintchev meniadakan bodi tengah itu. Mereka membentuk rangka cincin berongga, dengan baterai dan motor penggerak tersebar merata di sekeliling tepian.

Desain ini mengadopsi prinsip kekakuan anisotropik sayap serangga. Karakter material ini fleksibel menahan dorongan samping, tetapi tetap kokoh menahan gaya angkat vertikal baling-baling.

"Kuncinya adalah memikirkan ulang letak beban dan titik tekuk struktur. Bodi tengah yang berat jika ditopang lengan lentur justru memicu goyangan tak terkendali," ungkap Luca Girardi.

Rangka purwarupa berbobot 14 ons (sekitar 396 gram) ini hanya memakai empat bilah laminasi serat kaca. Biaya bahan mentah rangkanya tercatat di bawah 15 dolar AS.

Kendali AI dan Ketahanan Tabrakan

Menurut laporan riset, FlexiQuad memiliki ketahanan benturan empat kali lebih tinggi dibanding drone konvensional. Dalam uji coba, wahana bertahan dari tabrakan frontal pada laju 11 mil per jam (17,7 km/jam).

Keunggulan lain terlihat dari kelenturannya. Bodi cincin ini dapat diperas hingga melewati celah 7 inci, atau setara 70 persen dari diameter normalnya, tanpa kehilangan kendali terbang.

Kecerdasan buatan berbasis pelatihan penguatan gerak (reinforcement learning) juga dipasang pada sistem. Perangkat lunak ini membaca sensor gerak dan memulihkan kestabilan drone segera setelah benturan terjadi.

Purwarupa ini masih berada pada tingkat kesiapan teknologi (TRL) level 5. Tim pengembang kini mendirikan usaha rintisan untuk mematangkan produksi massal menuju implementasi komersial.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Bagi perusahaan inspeksi tangki, pergudangan vertikal, dan pengelola tambang bawah tanah di Indonesia, kecelakaan drone di ruang terbatas menimbulkan beban biaya penggantian armada yang signifikan.

Evolusi desain FlexiQuad memperlihatkan bahwa perlindungan drone tidak selalu bergantung pada sensor jarak berharga mahal. Rekayasa material lentur berbiaya rendah dapat menjadi solusi mitigasi risiko tabrakan fisik yang efektif.

Para pimpinan operasional disarankan mulai memetakan lingkungan kerja sempit pada fasilitas industri mereka. Pilihlah mitra teknologi inspeksi yang mengembangkan wahana toleran benturan agar risiko terhentinya operasional dapat ditekan.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 9 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. Fast Company: This simple, ingenious design keeps drones from breaking when they crash
Lihat hasil pemeriksaan (9 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 9/10Struktur: 9/10Manfaat: 8/10Bahasa: 9/10
KlaimPutusanDasar di sumber
ETH Zürich mengembangkan purwarupa drone FlexiQuad dengan rangka cincin lentur yang memantul saat tabrakan.Didukung“ETH Zürich researchers trashed that core and the arms, placing the rotors on a ring, with the batteries and the rest of the electronics spread evenly around the rim.”
Dinyatakan oleh Fast Company.
Rangka FlexiQuad memiliki biaya bahan mentah di bawah 15 dolar AS.Didukung“The frame is four thin strips of fiberglass laminate (the cheap material circuit boards are made of), for a total raw cost of less than $15, not counting motors, electronics, and batteries.”
Dinyatakan oleh Fast Company.
Menurut riset pengembang, desain FlexiQuad empat kali lebih tahan benturan dibandingkan drone biasa.Didukung“According to Girardi and Mintchev’s research, the design is four times more collision resilient than that of a regular drone.”
Dinyatakan oleh Fast Company.
Drone mampu melipat tubuh hingga melewati celah selebar 70 persen lebar normal atau celah 7 inci.Didukung“It can fold itself thin enough to slip through an opening 70% as wide as its normal width. In one test, it went through a 7-inch slot.”
Dinyatakan oleh Fast Company.
Pengembang memakai reinforcement learning agar drone menstabilkan diri setelah tabrakan secara mandiri menggunakan sensor gerak.Didukung“The designers say they’ve have already used reinforcement learning to give the FlexiQuad an AI reflex that lets it steady itself after a crash with motion sensors, then resume flying without any pilot intervention.”
Dinyatakan oleh Fast Company.
Desain drone mengadopsi prinsip kekakuan anisotropik seperti sayap serangga dan burung.Didukung“Engineers call this “anisotropic stiffness,” the resistance of a material or a structure to deformation, which changes depending on the pushing force’s direction.”
Dinyatakan oleh Fast Company.
Purwarupa memiliki bobot 14 ons dan memakai empat bilah laminasi serat kaca.Didukung“The result of the research is a 14-ounce prototype that is roughly a thousand times bendier than a conventional quadcopter.”
Dinyatakan oleh Fast Company.
Dalam pengujian, wahana menahan benturan frontal pada kecepatan 11 mil per jam tanpa mengalami kerusakan.Didukung“In tests, FlexiQuad took head-on hits at about 11 mph without sustaining damage.”
Dinyatakan oleh Fast Company.
Purwarupa berada pada tingkat kesiapan teknologi (TRL) level 5 dan dikembangkan lewat perusahaan rintisan.Didukung“The prototype sits at technology-readiness level 5 on NASA’s nine-step scale—meaning it’s been validated in realistic conditions—and is working toward level 6.”
Dinyatakan oleh Fast Company.

Video AI terbaru

How Siemens Plans Production in Minutes With NVIDIA AI NVIDIA

Baca juga