Kabilio Raih €10 Juta Kembangkan Agen AI Khusus Pembukuan
Startup asal Spanyol ini menguji agen AI untuk merekonsiliasi transaksi dan menagih kuitansi, yang diklaim memangkas waktu kerja hingga 60%.

Foto: The Next Web (Dokumentasi editorial)
Poin penting
- Kabilio meraih pendanaan €10 juta untuk mengembangkan agen AI bagi kantor akuntan.
- Perangkat lunak ini diklaim memangkas hingga 60 persen waktu pembukuan dan rekonsiliasi manual.
- Agen AI yang masuk tahap beta ini bertugas mengumpulkan faktur dan mencocokkan mutasi bank di bawah kontrol akuntan.
Beban administrasi penagihan kuitansi dan pencocokan pembukuan manual kini mulai dialihkan ke agen kecerdasan buatan. Startup asal Spanyol, Kabilio, mengumumkan perolehan pendanaan baru senilai 10 juta euro atau sekitar Rp170 miliar guna mempercepat adopsi teknologi otomatisasi tersebut.
Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Picus Capital dan Visionaries, serta didukung lembaga inovasi Spanyol CDTI. Tambahan modal tersebut menjadikan total pendanaan Kabilio mencapai 14 juta euro, seiring lonjakan pengguna dari 100 menjadi hampir 500 kantor akuntan dalam setahun terakhir.
Otomasi Pembukuan dan Penagihan Faktur Terarah
Dilaporkan oleh The Next Web, Kabilio mengembangkan agen AI—asisten perangkat lunak cerdas yang dapat didelegasikan tugas operasional secara mandiri. Meski bekerja otomatis, akuntan tetap memegang kendali penuh melalui instruksi bahasa sehari-hari serta menentukan batas wewenang sistem pada tiap klien.
Kabilio mengklaim teknologinya menghemat sekitar 60 persen waktu pembukuan dan rekonsiliasi. Agen AI yang memasuki tahap uji coba beta bulan ini dirancang menyisir surel, mengecek entri, hingga menghubungi klien lewat surel atau WhatsApp untuk menagih kuitansi yang belum lengkap.
Tidak ada orang yang menjadi akuntan demi mengejar kuitansi, dan tak ada yang merintis bisnis demi mengurus berkas dokumen.
Selain agen AI, Kabilio telah merilis Kabilio Empresas agar pelaku usaha terhubung langsung dengan sistem kantor akuntan mereka. Integrasi ini membuat data transaksi dan arus kas terbaca secara seketika tanpa perlu menunggu musim pelaporan pajak tiba.
Apa Artinya bagi Pelaku Usaha
Bagi pemilik bisnis dan direktur operasional di Indonesia, tren ini menandai pergeseran besar dalam pengelolaan keuangan. Rutinitas menagih kuitansi atau memeriksa mutasi bank yang menyita jam kerja staf kini dapat dialihkan ke agen cerdas dengan supervisi manusia.
Langkah antisipasi yang perlu disiapkan adalah merapikan tata kelola data transaksi digital sejak dini. Seperti ditekankan manajemen Kabilio, keandalan kerja agen otomatis sangat bergantung pada kebersihan dan keteraturan data yang dipasok oleh perusahaan.
Pelaku usaha disarankan mulai mengevaluasi kesiapan kantor akuntan mitra atau tim keuangan internal dalam mengadopsi platform terintegrasi. Pastikan batasan wewenang agen AI diatur ketat sebelum memberinya akses komunikasi langsung ke klien atau rekanan bisnis.
- The Next Web: Barcelona’s Kabilio raises €10M to bring AI agents to accounting firms
Lihat hasil pemeriksaan (12 klaim)
| Klaim | Putusan | Dasar di sumber |
|---|---|---|
| Kabilio meraih pendanaan 10 juta euro untuk mengembangkan agen AI bagi kantor akuntan | Didukung | “Barcelona startup Kabilio , which wants AI to take the receipt-chasing out of accounting, has raised €10M in a round led by Picus Capital and Visionaries.” The Next Web |
| Kabilio merupakan startup yang berbasis di Spanyol (Barcelona) | Didukung | “Barcelona startup Kabilio , which wants AI to take the receipt-chasing out of accounting, has raised €10M” The Next Web |
| Putaran pendanaan dipimpin oleh Picus Capital dan Visionaries, serta diikuti oleh CDTI | Didukung | “Picus Capital and Visionaries led the round as the startup nears 500 client firms, up from 100 a year ago.” The Next Web |
| Lembaga CDTI Spanyol turut berpartisipasi dalam pendanaan | Didukung | “CDTI, Spain’s public agency for technology and innovation, also took part.” The Next Web |
| Total pendanaan Kabilio kini mencapai 14 juta euro | Didukung | “the new money brings its total funding to €14m.” The Next Web |
| Basis klien Kabilio tumbuh dari sekitar 100 menjadi hampir 500 kantor akuntan dalam setahun terakhir | Didukung | “Since then, Kabilio has grown from about 100 accounting firms to nearly 500, and its team to 80 people.” The Next Web |
| Kabilio mengklaim perangkat lunaknya menghemat sekitar 60% waktu pembukuan dan rekonsiliasi | Didukung | “Kabilio says this saves accountants about 60% of their bookkeeping and reconciliation time.” The Next Web |
| Agen AI Kabilio memasuki tahap beta pada bulan ini dan sedang diuji oleh beberapa kantor | Didukung | “The agent enters beta this month, and several firms are already testing it.” The Next Web |
| Agen AI dirancang mengumpulkan faktur, mencocokkan rekening, memeriksa entri, hingga menghubungi klien lewat email atau WhatsApp | Didukung | “It will gather invoices and bank statements from inboxes, reconcile accounts, check entries and chase gaps, even messaging clients by email or WhatsApp.” The Next Web |
| Akuntan tetap memegang kendali melalui instruksi bahasa biasa dan menentukan batas tindakan agen untuk tiap klien | Didukung | “Accountants keep the reins, giving it instructions in plain language and deciding, client by client, how much it may do on its own.” The Next Web |
| Jose Ojeda menyatakan bahwa tidak ada orang yang menjadi akuntan demi mengejar kuitansi dan tidak ada yang merintis bisnis demi urusan dokumen | Didukung | ““Nobody becomes an accountant to chase receipts, and nobody starts a business to do paperwork,” said Jose Ojeda, Kabilio’s co-founder and co-CEO.” The Next Web |
| Kabilio Empresas menghubungkan pelaku usaha ke sistem kantor akuntan mereka sehingga angka keuangan terpantau langsung tanpa menunggu masa pajak | Didukung | “Kabilio Empresas, launched in September, lets small businesses invoice, link their bank accounts and watch their cash flow in the system their accountant uses.” The Next Web |
Video AI terbaru
Introducing ChatGPT Images 2.6


