Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Militer AS Uji Senjata Laser Bergerak 20 kW Tangkal Drone Penyelundup

Teknologi laser AMP-HEL 20 kW dipasang pada kendaraan taktis untuk melumpuhkan drone kartel, menawarkan alternatif pertahanan udara yang jauh lebih hemat biaya.

Foto liputan Interesting Engineering untuk berita: Militer AS Uji Senjata Laser Bergerak 20 kW Tangkal Drone Penyelundup.

Foto: Interesting Engineering (Dokumentasi editorial)

Poin penting

  • Sistem laser AMP-HEL 20 kW buatan AeroVironment dipasang pada kendaraan taktis Infantry Squad Vehicle.
  • Senjata energi terarah ini melumpuhkan 11 drone intai tanpa amunisi kinetik berbiaya mahal.
  • Efektivitas operasional laser tetap dibatasi kondisi cuaca, pandangan langsung, dan pendinginan termal.

Militer Amerika Serikat memperluas penggunaan senjata energi terarah bergerak dalam Operasi Ardent Vanguard di Texas. Langkah taktis ini diambil untuk mencegat intrusi pesawat tanpa awak di sepanjang wilayah perbatasan selatan.

Berdasarkan laporan Interesting Engineering, prajurit Divisi Lintas Udara ke-101 melatih sistem Army Multi-Purpose High Energy Laser (AMP-HEL). Laser berkekuatan 20 kilowatt tersebut dipasang pada kendaraan taktis ringan Infantry Squad Vehicle buatan General Motors Defense.

Sistem ini dirancang oleh AeroVironment untuk melumpuhkan drone intai Kelas 1 dan Kelas 2 menggunakan pancaran energi panas terpusat. Pendekatan ini menggantikan peran amunisi kinetik maupun rudal darat-ke-udara konvensional.

Keunggulan Biaya dan Tantangan Operasional di Lapangan

Pemanfaatan senjata energi terarah memangkas biaya pertempuran secara signifikan dibandingkan peluncuran rudal permukaan-ke-udara konvensional. Pendekatan ini memberi keunggulan besar saat menghadapi serbuan beruntun karena militer tidak perlu repot mengisi ulang magasin amunisi fisik.

Menurut U.S. Northern Command, sistem AMP-HEL sukses melumpuhkan tiga drone milik kartel pada akhir Agustus 2026. Hingga awal September 2026, senjata ini menjatuhkan 11 drone dari total 300 penyusupan udara sepanjang tahun.

Sebelumnya, AeroVironment mengirimkan purwarupa awal ke kantor kapabilitas militer untuk pengujian di Yuma Proving Ground dan Fort Sill. Perusahaan juga menyiapkan dua sistem tambahan pada kendaraan Oshkosh dengan pembaruan pengarah sinar guna meningkatkan daya hancur terhadap target.

Kendati berdaya tembak tinggi, efektivitas sistem ini tetap dipengaruhi kondisi cuaca, jarak pandang langsung, dan pendinginan termal mesin. Oleh karena itu, militer memosisikan laser sebagai pelengkap taktis, bukan pengganti mutlak pertahanan kinetik konvensional.

Selain aspek teknis, penggunaan senjata laser di wilayah domestik diatur ketat oleh standar keselamatan bersama otoritas penerbangan sipil FAA. Protokol dekonflik udara wajib dipatuhi untuk memastikan pancaran energi tidak membahayakan lalu lintas penerbangan resmi di sekitar lokasi.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Maraknya pemanfaatan drone komersial berbiaya rendah memicu tantangan baru bagi keamanan perimeter industri, pergudangan terpencil, dan fasilitas vital. Pengamanan fisik manual terbukti mulai kewalahan menghadapi risiko spionase maupun penyelundupan lewat udara yang bergerak cepat.

Pelaku usaha di sektor logistik, perkebunan, dan pertambangan disarankan mulai mengevaluasi kerentanan wilayah operasional mereka dari ancaman udara tak berizin. Mengadopsi sensor pendeteksi frekuensi radio portabel dapat menjadi langkah deteksi dini yang jauh lebih ekonomis dibandingkan menambah personel pengawas.

Perusahaan juga perlu mengkaji regulasi keselamatan penerbangan lokal sebelum memasang perangkat pengacau sinyal atau penangkal drone. Kepatuhan hukum dan koordinasi dengan otoritas terkait sangat penting guna menghindari sanksi akibat gangguan frekuensi publik di sekitar kawasan usaha.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 8 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. Interesting Engineering: US Army deploys 20-kW laser weapon to intercept cartel drones on southern border 81
Lihat hasil pemeriksaan (8 klaim)
Pembuka: 7/10Kejelasan: 8/10Struktur: 8/10Manfaat: 7/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Militer AS memperluas penggunaan senjata energi terarah bergerak 20 kW (AMP-HEL) dalam Operasi Ardent Vanguard di Texas untuk mencegat drone kartel di perbatasan.Didukung“The U.S. Army is expanding its domestic use of mobile directed-energy weapons through Operation Ardent Vanguard as an anti-drone strategy.”
Interesting Engineering melaporkan perluasan penggunaan senjata energi terarah dalam Operasi Ardent Vanguard.
Prajurit Divisi Lintas Udara ke-101 melatih sistem AMP-HEL yang dipasang pada Infantry Squad Vehicle buatan General Motors Defense.Didukung“The deployment couples the 20-kilowatt directed-energy system developed by AeroVironment for countering unmanned aircraft systems with the Infantry Squad Vehicle developed by General Motors Defense.”
Interesting Engineering mengonfirmasi penggabungan laser AeroVironment dengan platform ISV General Motors Defense untuk Divisi Lintas Udara ke-101.
Sistem AMP-HEL dirancang untuk melumpuhkan drone Kelas 1 dan Kelas 2 menggunakan energi panas terpusat, memangkas biaya pertempuran dibanding amunisi kinetik atau rudal.Didukung“The training with the combat prototype AMP-HEL system involves neutralizing both Class 1 and Class 2 UAS using concentrated thermal energy instead of traditionally used kinetic ammunition”
Interesting Engineering menjelaskan target drone Kelas 1 & 2 serta efisiensi biaya energi panas dibandingkan amunisi konvensional.
Menurut U.S. Northern Command, AMP-HEL melumpuhkan tiga drone kartel pada 25 dan 26 Agustus 2026.Didukung“U.S. Northern Command confirmed that the AMP-HEL eliminated three UAS controlled by cartels on August 25 and 26 because they posed a surveillance threat to CBP units and soldiers.”
Interesting Engineering memuat konfirmasi resmi dari U.S. Northern Command terkait eliminasi 3 drone pada tanggal tersebut.
Hingga 4 September 2026, sistem ini telah menjatuhkan 11 drone terkait kartel dari total lebih dari 300 UAS yang dicegat sepanjang kampanye tahun tersebut.Didukung“Military officials confirmed that the system had downed 11 cartel-associated unmanned drones as of September 4, following its initial operational employment on August 24.”
Interesting Engineering mencatat 11 drone dijatuhkan oleh AMP-HEL per 4 September dan lebih dari 300 UAS dicegat sepanjang tahun.
AeroVironment mengirimkan purwarupa awal ke kantor kapabilitas militer untuk pengujian di Yuma Proving Ground dan Fort Sill, serta sistem tambahan pada kendaraan Oshkosh.Didukung“AeroVironment delivered its first two prototype systems to the Army Rapid Capabilities and Critical Technologies Office in September 2025”
Interesting Engineering merinci pengiriman purwarupa ke RCCTO untuk uji coba dan integrasi tambahan pada kendaraan Oshkosh JLTV.
Efektivitas operasional senjata laser bergantung pada kondisi atmosfer, jarak pandang garis lurus, daya listrik onboard, dan pendinginan termal, menjadikannya pelengkap pertahanan kinetik.Didukung“Although the system features a deep magazine and high precision, the operational efficiency of lasers still depends on atmospheric conditions, line-of-sight target visibility”
Interesting Engineering menyebut batasan atmosfer, garis pandang, serta pendinginan yang membuat laser berfungsi sebagai pelengkap pertahanan kinetik.
Penggunaan domestik senjata laser diatur standar keselamatan ketat yang disetujui FAA dan pejabat pertahanan dengan protokol dekonflik penerbangan.Didukung“The domestic use of directed-energy systems is regulated by strict safety standards, with the FAA and defense officials approving safety parameters and flight deconfliction protocols”
Interesting Engineering melaporkan keterlibatan FAA dan pejabat pertahanan dalam menyetujui parameter keamanan dan protokol dekonflik udara.

Video AI terbaru

How Siemens Plans Production in Minutes With NVIDIA AI NVIDIA

Baca juga