Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Sengketa Hak Cipta AI Memanas di Australia, Industri Musik Lawan Big Tech

Industri musik global menolak usulan revisi aturan hak cipta di Australia yang dinilai memberi jalan pintas bagi raksasa teknologi untuk melatih model kecerdasan buatan.

Foto liputan Billboard untuk berita: Sengketa Hak Cipta AI Memanas di Australia, Industri Musik Lawan Big Tech.

Foto: Billboard (Dokumentasi editorial)

Poin penting

  • ICMP menentang revisi UU Hak Cipta Australia yang diusulkan untuk melonggarkan pelatihan model AI komersial.
  • Lobi OpenAI dan Anthropic mendorong sistem opt-out dinilai mengancam hak finansial para pencipta konten.
  • Pelaku usaha musik menuntut skema lisensi resmi serta penegakan hukum ketat pada rantai pasok data AI.

Pemerintah Australia tengah mengkaji revisi Undang-Undang Hak Cipta untuk memfasilitasi pelatihan kecerdasan buatan. Langkah ini memicu penolakan keras dari asosiasi pemegang hak cipta musik internasional.

Menurut laporan Billboard, International Confederation of Music Publishers (ICMP) mengecam keras rencana tersebut. Organisasi yang mewakili 90 persen musik komersial dunia ini menyebut usulan perubahan aturan sebagai perampasan hak cipta skala masif.

Raksasa teknologi seperti OpenAI dan Anthropic aktif melobi parlemen Australia agar diizinkan memakai konten berhak cipta. Asosiasi industri rekaman Australia (ARIA) sebelumnya memperingatkan bahwa langkah ini dapat menghancurkan ekosistem kreatif lokal.

Gugatan Terhadap Sistem Opt-Out dan Bukti Pelanggaran

Direktur Jenderal ICMP, John Phelan, menegaskan bahwa skema opt-out tidak bisa diterima. Mekanisme opt-out adalah sistem yang mengizinkan AI menyalin karya secara otomatis kecuali pemilik konten mengajukan penolakan secara eksplisit.

Ini adalah subordinasi yang dibungkus dengan narasi kedaulatan. Kita harus menolak permintaan OpenAI, Anthropic, dan Big Tech, lalu fokus pada penegakan hukum.

ICMP mengumpulkan bukti pelanggaran hak cipta oleh Google, Microsoft, Meta, Amazon, Adobe, Anthropic, OpenAI, Suno, Udio, dan DeepSeek. Praktik penyerapan data digital tanpa lisensi dinilai merusak nilai ekonomi karya kreatif secara global.

Phelan menekankan bahwa inovasi AI tetap bisa berjalan tanpa melanggar hukum hak cipta. Ia mencontohkan ElevenLabs yang menempuh izin resmi sejak awal dan kini valuasinya melampaui 22 miliar dollar AS.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Perdebatan di Australia menunjukkan risiko kepatuhan hukum yang semakin nyata bagi pengguna perangkat kecerdasan buatan komersial. Pelaku usaha yang mengintegrasikan model AI generatif untuk materi promosi, audio, atau konten bisnis dapat terseret sengketa hak cipta tidak langsung.

Manajemen perusahaan perlu mulai mengevaluasi klausul ganti rugi hak cipta dari vendor AI yang digunakan saat ini. Pastikan penyedia alat AI memiliki transparansi sumber data pelatihan dan menawarkan perlindungan hukum jika terjadi tuntutan hak kekayaan intelektual.

Bagi pemilik bisnis media, periklanan, dan konten lokal, momentum ini menjadi pengingat penting untuk memperkuat dokumentasi aset digital. Mendaftarkan hak cipta dan memperjelas batasan penggunaan data internal akan melindungi nilai komersial karya Anda di masa depan.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 8 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. Billboard: ‘A Vast Landgrab’: ICMP Weighs-In on Big AI’s Australian Copyright Battleground
Lihat hasil pemeriksaan (8 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 9/10Struktur: 9/10Manfaat: 8/10Bahasa: 9/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Pemerintah Australia tengah mempertimbangkan revisi undang-undang hak cipta untuk memfasilitasi pelatihan AI.Didukung“As Australia’s leadership considers rewrites to the nation’s copyright laws that would allow for AI training”
Billboard melaporkan kepemimpinan Australia sedang mempertimbangkan revisi UU Hak Cipta demi pelatihan AI.
OpenAI dan Anthropic aktif melobi pemerintah federal Australia untuk mengubah UU Hak Cipta agar dapat melatih model AI.Didukung“OpenAI, Anthropic and others have tirelessly lobbied the federal government for changes in the copyright act that would enable the tech companies to train AI models in these parts.”
Billboard mencatat lobi berkelanjutan dari OpenAI dan Anthropic kepada pemerintah federal Australia.
CEO ARIA Annabelle Herd memperingatkan bahwa usulan Big AI dapat menghancurkan industri musik.Didukung““Done the way that Big AI is proposing,” ARIA CEO Annabelle Herd remarked in October , “it would devastate the music industry and make Australia a pariah for rights holders globally.””
Billboard memuat pernyataan Annabelle Herd mengenai dampak usulan Big AI.
ICMP mewakili 90 persen musik komersial dunia dan menyebut usulan tersebut sebagai 'vast landgrab'.Didukung““This is a vast landgrab,” explains John Phelan , director general of the Brussels-based ICMP, which represents 90% of the world’s commercially released music”
Billboard mencantumkan representasi ICMP dan kutipan pernyataan John Phelan.
Mekanisme mitigasi yang diajukan ke perdana menteri berupa sistem opt-out dinilai John Phelan tidak dapat berfungsi.Didukung“The mitigation mechanism being placed under the prime minister’s nose is an opt out system. But this cannot work.”
Billboard mengutip pernyataan John Phelan tentang sistem opt-out.
Phelan menyebut usulan tersebut sebagai subordinasi berkedok kedaulatan serta mendesak penolakan permintaan OpenAI, Anthropic, dan Big Tech untuk fokus pada penegakan hukum.Didukung“make no mistake, this is subordination dressed up as sovereignty. It must not meet legal ink.”
Billboard mengutip langsung pernyataan John Phelan mengenai kedaulatan dan penolakan lobi Big Tech.
ICMP mengumpulkan bukti pelanggaran hak cipta oleh Google, Microsoft, Meta, Amazon, Adobe, Anthropic, OpenAI, Suno, Udio, dan DeepSeek.Didukung“The evidence ICMP has collated demonstrates clear breaches of legal rights and commercial duties by companies such as Google, Microsoft, Meta and several of its big ticket corporate divisions”
Billboard memuat daftar perusahaan teknologi yang diklaim ICMP terbukti melakukan pelanggaran hak cipta.
ElevenLabs dijadikan contoh perusahaan yang meminta izin terlebih dahulu (opt-in) dan kini bernilai lebih dari 22 miliar dollar AS.Didukung“See ElevenLabs as a case in point of doing things the right way by seeking permission first on an opt in basis. The company now valued north of $22 billion.”
Billboard mengutip contoh ElevenLabs yang dipaparkan oleh John Phelan.

Video AI terbaru

Introducing ChatGPT Images 2.6 OpenAI

Baca juga