Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Telkom, PLN, dan Danantara Siapkan Hub Pusat Data AI di Kawasan Industri

Telkom, PLN, dan Danantara berkolaborasi membangun pusat data AI nasional. Proyek ini memadukan jaringan listrik, komputasi, dan kawasan industri.

Ilustrasi: liput24

Poin penting

  • Telkom, PLN, dan Danantara meneken nota kesepahaman pembangunan pusat data AI nasional.
  • Fasilitas komputasi AI ini dirancang terpadu di kawasan industri demi efisiensi energi dan lahan.
  • Proyek ini masih berstatus kesepahaman awal dan detail komersial dibahas dalam perjanjian lanjutan.

Telkom, PLN, dan Danantara berencana membangun pusat data kecerdasan buatan nasional. Fasilitas ini disiapkan untuk menampung komputasi canggih dengan memanfaatkan kawasan industri terpadu.

Kerja sama ini diresmikan lewat penandatanganan nota kesepahaman pada Selasa (27/10/2026). Agenda tersebut berlangsung dalam ajang Danantara Technology Innovation Investment Forum 2026, seperti dilaporkan Katadata.

Proyek bertajuk National AI Data Center Hub ini lahir dari lonjakan kebutuhan komputasi pintar. Server berbasis AI membutuhkan perlakuan berbeda dibanding pusat data biasa.

Beban kerja AI menuntut pasokan energi listrik dalam skala jauh lebih masif. Mesin pemroses data ini juga memerlukan sistem pendingin ruangan yang sangat kuat.

Selain itu, lalu lintas data membutuhkan konektivitas internet berkecepatan tinggi tanpa jeda. Tanpa ketiga faktor itu, komputasi AI tidak dapat bekerja secara maksimal.

Oleh karena itu, konsorsium memilih lokasi berbasis kawasan industri terpadu. Kawasan ini dinilai siap menyediakan lahan, jaringan utilitas, dan akses logistik.

Langkah terpadu ini membuat pembangunan infrastruktur tidak lagi berjalan terpisah. Pemasangan kabel serat optik dan jalur listrik bisa dirancang bersama sejak hari pertama.

Kolaborasi Berbagi Peran

Proyek bersama ini memakai pola kerja sama berbasis ekosistem. Setiap pihak akan menjalankan peran sesuai keahlian bidang masing-masing.

Telkom Indonesia menugaskan anak usahanya, NeutraDC. Perusahaan ini berfokus pada pembangunan gedung, pengoperasian pusat data, dan penyediaan konektivitas terintegrasi.

Rencana pembangunan ini selaras dengan peta jalan teknologi berdaulat milik Telkom. Targetnya adalah kemandirian infrastruktur digital nasional jangka panjang.

"Melalui kolaborasi ini, TelkomGroup ingin menghubungkan capability data center dan konektivitas, dengan kekuatan ekosistem energi, kawasan industri, AI, dan cloud agar dapat mendukung pengembangan sovereign AI infrastructure Indonesia yang lebih terintegrasi," kata Nanang Hendarno, Direktur Utama Telkom.

Sementara itu, BPI Danantara bertugas mengoordinasikan pendanaan dan investasi strategis. Badan investasi ini juga akan mendorong minat pasar terhadap fasilitas tersebut.

Managing Director of Strategic Technology Initiatives Danantara Indonesia Irwan Rei menyatakan kerja sama ini bertujuan mendorong penciptaan nilai ekonomi. Fasilitas tersebut disiapkan agar teknologi dapat langsung diserap oleh ekosistem lokal.

Pengelola kawasan industri terpadu bertanggung jawab menyiapkan kesiapan lahan dan tata ruang. Mereka juga mengatur kemudahan akses logistik dan infrastruktur pendukung.

Menjamin Pasokan Daya Listrik

Keterlibatan PLN menjadi pilar paling vital dalam proyek pusat data ini. PLN bertugas mengamankan keandalan arus listrik agar server tidak mengalami mati daya.

"Pertumbuhan industri data center di Indonesia membutuhkan dukungan listrik yang tidak hanya besar, namun juga andal dan stabil. Untuk itu, diperlukan perencanaan dan kesiapan infrastruktur kelistrikan yang mampu mengikuti perkembangan proyek," kata Suroso Isnandar, Direktur Utama PLN.

Saat ini, kesepakatan empat pihak ini masih berupa nota kesepahaman awal. Perjanjian definitif akan disusun untuk mengatur skema investasi, aspek teknis, dan model komersial.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Pembangunan pusat data AI di dalam negeri membuka akses komputasi cepat bagi pelaku usaha. Perusahaan lokal tidak perlu lagi terus bergantung pada server luar negeri untuk menjalankan model AI.

Lokasi server yang dekat memangkas jeda waktu pemrosesan data pelanggan. Pelayanan digital dan aplikasi bisnis dapat berjalan jauh lebih responsif.

Integrasi pasokan listrik dan jaringan industri juga menekan risiko gangguan teknis. Keandalan operasional ini penting bagi perusahaan yang mengutamakan layanan tanpa henti.

Meski begitu, pelaku usaha perlu menunggu kejelasan skema harga sewa resmi. Para pemimpin bisnis kini bisa mulai memetakan kebutuhan digital agar langsung siap memanfaatkan fasilitas ini saat selesai dibangun.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 10 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. Katadata: Telkom, Danantara, PLN Kembangkan Hub Pusat Data AI Berbasis Kawasan Industri
Lihat hasil pemeriksaan (10 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 9/10Struktur: 9/10Manfaat: 8/10Bahasa: 9/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Telkom, Danantara, PLN, dan pengelola kawasan industri menandatangani nota kesepahaman pengembangan National AI Data Center Hub.Didukung“PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sebagai induk perusahaan pusat data NeutraDC, bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), PT PLN (Persero), dan pengelola kawasan industri”
Katadata melaporkan penandatanganan MoU oleh Telkom, Danantara, PLN, dan pengelola kawasan industri.
MoU ditandatangani pada Selasa (27/10) dalam rangkaian acara Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026.Didukung“MoU ini ditandatangani dalam rangkaian acara Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026, pada Selasa (27/10).”
Katadata mencantumkan waktu dan nama forum penandatanganan tersebut.
Pusat data AI memerlukan daya listrik skala besar, sistem pendinginan, dan konektivitas tinggi.Didukung“Kerja-kerja pusat data AI ini memerlukan daya listrik dalam skala besar dibandingkan pusat data konvensional. Begitu pula dengan kebutuhan sistem pendinginan dan konektivitas.”
Katadata menjelaskan spesifikasi kebutuhan operasional pusat data AI dibanding konvensional.
Pendekatan kawasan industri terpadu dipilih karena kesiapan lahan, utilitas, logistik, dan tata ruang.Didukung“kawasan industri terpadu menyediakan kesiapan lahan, utilitas, akses logistik, dan tata ruang dalam satu ekosistem.”
Katadata menguraikan alasan pemilihan pendekatan kawasan industri.
Telkom melalui NeutraDC bertugas membangun dan mengoperasikan pusat data, konektivitas, serta infrastruktur digital.Didukung“Telkom melalui NeutraDC akan fokus pada pembangunan dan pengoperasian pusat data, konektivitas, serta infrastruktur digital terintegrasi.”
Katadata mencatat pembagian tugas Telkom melalui anak perusahaannya, NeutraDC.
Pengembangan ini sesuai dengan peta jalan National Sovereign Technology Roadmap Telkom.Didukung“Ini sesuai dengan peta jalan National Sovereign Technology Roadmap Telkom.”
Katadata mencatat keselarasan proyek dengan peta jalan teknologi berdaulat Telkom.
Pernyataan Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno mengenai tujuan kolaborasi menghubungkan kemampuan pusat data dengan ekosistem energi dan AI.Didukung““Melalui kolaborasi ini, TelkomGroup ingin menghubungkan capability data center dan konektivitas, dengan kekuatan ekosistem energi, kawasan industri, AI, dan cloud agar dapat mendukung pengembangan”
Katadata mengutip pernyataan Nanang Hendarno.
Danantara bertugas memperkuat kerja sama strategis, koordinasi investasi, dan pengembangan demand.Didukung“Sedangkan Danantara akan memperkuat kerja sama strategis, koordinasi investasi, dan pengembangan demand .”
Katadata merinci pembagian peran Danantara dalam konsorsium.
Pernyataan Direktur Utama PLN Suroso Isnandar mengenai kebutuhan listrik industri data center yang besar, andal, dan stabil.Didukung““Pertumbuhan industri data center di Indonesia membutuhkan dukungan listrik yang tidak hanya besar, namun juga andal dan stabil.”
Katadata mengutip pernyataan Suroso Isnandar.
Detail lingkup kerja, skema investasi, dan pengaturan komersial akan dibahas dalam perjanjian definitif lanjutan.Didukung“Detail lebih lanjut mengenai lingkup kerja, kebutuhan teknis, skema investasi, pengaturan komersial, sampai mekanisme implementasi bakal dibahas dalam perjanjian definitif”
Katadata menyatakan bahwa MoU ini akan ditindaklanjuti dengan perjanjian definitif.

Video AI terbaru

TamaGPT OpenAI

Baca juga