Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Ransomware Bertenaga AI Mengintai pada 2028, Badan Siber Inggris Ingatkan Bahaya Celah Lama

NCSC memperingatkan serangan malware berbasis AI kian dekat akibat celah keamanan lama yang dibiarkan. Pelaku bisnis diimbau menghentikan pemangkasan anggaran TI.

Foto editorial AI: server room cyber security, ilustrasi untuk berita: Ransomware Bertenaga AI Mengintai pada 2028, Badan Siber Inggris Ingatkan Bahaya Celah Lama.

Gambar buatan AI, bukan foto asli (FLUX.1 schnell via Cloudflare Workers AI)

Poin penting

  • NCSC Inggris memproyeksikan serangan siber bertenaga AI menyasar infrastruktur penting pada 2028.
  • Bahaya utama muncul karena kecerdasan buatan mempercepat eksploitasi celah keamanan lama secara massal.
  • Pelaku usaha didesak mengaudit sistem, membatasi eksposur internet, dan tidak berkompromi pada biaya TI.

Infrastruktur nasional penting diproyeksikan menghadapi ancaman ransomware bertenaga kecerdasan buatan (AI) paling lambat pada 2028. Peringatan keras tersebut dirilis oleh badan keamanan siber Inggris, National Cyber Security Centre (NCSC), dalam tinjauan tahunan terbarunya.

Laporan NCSC, yang dikutip oleh media Decrypt, menyebutkan pemanfaatan AI oleh pelaku kejahatan sangat mungkin meningkatkan efisiensi serangan dalam dua tahun ke depan. Otomatisasi ini mempercepat rekayasa sosial, pemindaian kerentanan sistem, serta penyebaran program jahat pemeras data atau ransomware.

Otomatisasi Membongkar Celah Keamanan Lama

Kepala Eksekutif NCSC Richard Horne menegaskan ancaman ini tidak lahir dari teknik serangan yang benar-benar baru. Menurutnya, AI justru mempermudah penjahat siber menemukan dan memanfaatkan kelemahan perangkat lunak lama yang selama ini diabaikan oleh organisasi.

Selama beberapa dekade, kita terbiasa mengoperasikan teknologi dengan anggaran murahan. Kerentanan yang dibiarkan terlalu lama kini dapat dieksploitasi dalam skala yang sebelumnya tidak terbayangkan.

Bukti di lapangan menunjukkan percepatan tersebut. Pada Mei lalu, Google Threat Intelligence Group mengonfirmasi penggunaan model AI untuk menemukan kelemahan nol hari (zero-day flaw), yaitu celah keamanan software yang belum memiliki tambalan perbaikan, guna membobol autentikasi dua faktor.

Meski riset Universitas Cambridge mencatat mayoritas kriminal saat ini masih memakai AI untuk phising, pemerintah Inggris mulai memasang benteng pertahanan. Mereka menyiapkan dana 130 juta poundsterling untuk program Cyber Shield dan pusat deteksi kerentanan nasional, ditambah pusat keunggulan keamanan AI di Manchester.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Peringatan ini menjadi sinyal merah bagi para direktur dan manajer operasional di Indonesia. Banyak perusahaan kerap menunda pembaruan sistem dan memangkas anggaran TI demi menekan biaya operasional jangka pendek. Praktik berhemat yang ceroboh ini menciptakan lubang keamanan fatal ketika pelaku kejahatan kini dipersenjatai perangkat pemindai otomatis berbasis AI.

Sebagai langkah antisipasi praktis, pimpinan perusahaan perlu segera mengaudit seluruh perangkat lunak yang digunakan. Putuskan sambungan internet dari sistem internal yang tidak memerlukan koneksi publik. Pembatasan akses ini secara signifikan memperkecil bidang sasaran yang bisa dideteksi oleh bot peretas.

Selain itu, perlakukan standar keamanan dasar bukan sebagai capaian akhir, melainkan titik awal kepatuhan minimal. Menunda investasi pembaruan sistem lama kini membawa risiko bisnis yang jauh lebih mahal, mulai dari terhentinya operasional harian hingga tuntutan hukum dari pelanggan.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 7 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. Decrypt: UK Says AI-Powered Ransomware Attack on Critical Infrastructure 'Highly Likely' by 2028
Lihat hasil pemeriksaan (7 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 8/10Struktur: 8/10Manfaat: 8/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Infrastruktur nasional penting Inggris diproyeksikan menghadapi ancaman ransomware bertenaga kecerdasan buatan (AI) paling lambat pada 2028.Didukung“Britain's critical national infrastructure should be braced for a ransomware attack involving AI-powered malware by 2028, the UK's National Cyber Security Centre warned on Tuesday.”
Decrypt mengutip peringatan resmi dari National Cyber Security Centre (NCSC) Inggris.
Penggunaan AI oleh penjahat siber sangat mungkin meningkatkan skala dan efisiensi operasi termasuk ransomware, rekayasa sosial, dan eksploitasi celah kerentanan dalam dua tahun ke depan.Didukung“Within the next two years, hostile actors' use of AI is "highly likely" to increase the scale and efficiency of their operations, including ransomware, social engineering”
Decrypt mengutip laporan tahunan State of the Cyber Nation dari NCSC.
Kepala Eksekutif NCSC Richard Horne menyatakan ancaman AI berakar dari kelemahan dan kerentanan lama yang dibiarkan, bukan dari teknik serangan yang benar-benar baru diciptakan AI.Didukung“The threat stems less from new attack techniques than from old weaknesses, NCSC chief executive Richard Horne said in prepared remarks for a speech launching the report.”
Decrypt mengutip pidato pengantar Richard Horne.
Richard Horne menyatakan selama beberapa dekade publik/organisasi terbiasa mengoperasikan teknologi murah dan meminta penghentian koneksi sistem ke internet yang tidak perlu.Didukung“Horne urged organizations to invest properly in their technology, stop connecting systems to the internet unnecessarily, and treat the government's Cyber Essentials certification as the starting point”
Decrypt merinci imbauan Richard Horne kepada para pimpinan organisasi.
Pada Mei, Google Threat Intelligence Group mengonfirmasi penjahat siber menggunakan model AI untuk menemukan dan mengeksploitasi celah zero-day guna melewati autentikasi dua faktor.Didukung“In May, Google's Threat Intelligence Group said cybercriminals had used an AI model to find and weaponize a previously unknown flaw that let them bypass two-factor authentication”
Decrypt melaporkan temuan Google Threat Intelligence Group terkait AI-assisted zero-day.
Studi Universitas Cambridge terhadap lebih dari 90.000 utas forum kejahatan siber menemukan sebagian besar penjahat memakai AI untuk spam dan phishing.Didukung“A Cambridge University study of more than 90,000 cybercrime forum threads published the same month, however, found that most criminals were using AI for spam and phishing rather than sophisticated attacks.”
Decrypt mengutip temuan riset Universitas Cambridge.
Pemerintah Inggris mengumumkan dana total 130 juta poundsterling (£60 juta untuk Cyber Shield dan £70 juta untuk pusat kerentanan nasional), serta pusat keunggulan keamanan siber AI di Manchester.Didukung“The government last week announced £60 million (about $80 million) for the first phase of a national Cyber Shield, £70 million ($93 million) for a new National Exposure and Real-Time Vulnerability Centre”
Decrypt merinci alokasi anggaran dan fasilitas baru yang diumumkan pemerintah Inggris.

Video AI terbaru

Introducing ChatGPT Images 2.6 OpenAI

Baca juga